Hembusan Angin Australia Sebabkan Pagi Hari di Bandung Sangat Dingin

Selasa, 30 Juni 2020 - 13:51 WIB
loading...
Hembusan Angin Australia...
Hembusan Angin Australia Sebabkan Pagi Hari di Bandung Sangat Dingin. Foto/SINDOnews/Arif Bud
A A A
BANDUNG - Masuknya musim kemarau menyebabkan perubahan suhu hampir di seluruh wilayah di Indonesia. Begitupun wilayah Kota Bandung, akhir-akhir ini terasa lebih dingin terutama pada malam hingga pagi hari.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Bandung mencatat, suhu terendah di Bandung terpantau hingga 18,6 derajat celsius. Angka ini tercatat lebih rendah dari suhu normal pada pagi hari sekitar 20 derajat celcius.

Menurut prakirawan BMKG Stasiun Bandung Yuni Yulianti, dinginnya suhu Bandung dan sekitarnya pada dini hingga pagi hari disebabkan adanya angin monsun Australia (angin timuran). Angin yang membawa udara dingin dan kering.

"Saat ini angin dominan di Jawa Barat berhembus dari arah timur-tenggara (monsun Australia/angin timuran) angin ini berhembus dari benua Australia menuju benua Asia," kata dia, Selasa (30/6/2020).

Sementara, saat ini di Australia memasuki musim dingin, maka angin yang melewati Jawa barat dingin dan kering. (Baca juga: Kuasa Hukum Minta Kasus Sunda Empire Diselesaikan melalui Dialog)

Akibatnya, pada dini atau pagi hari suhu udara khususnya di Bandung lebih dingin pada kisaran 18-19 derajat Celcius.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Amanat Petani Tembakau...
5 Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara di Tengah Penyimpangan Pita Cukai
Menguak Tabir Hubungan...
Menguak Tabir Hubungan Rahasia Kerajaan Nusantara dan Kesultanan Persia: Diplomasi Rempah yang Mengubah Wajah Indonesia!
Raja Singasari Kertanagara...
Raja Singasari Kertanagara Pencetus Penyatuan Nusantara yang Gemar Jalankan Ritual Tantrayana
Infrastuktur Hidrogen...
Infrastuktur Hidrogen Hijau Kunci Wujudkan Dekarbonisasi Transportasi
Majelis Adat Kerajaan...
Majelis Adat Kerajaan Nusantara Dukung Pembangunan Nasional
Kekuasaan hingga Semenanjung...
Kekuasaan hingga Semenanjung Melayu Buat Kerajaan Sriwijaya Jadi Poros Perdagangan Internasional
Pangan Lokal Tergerus...
Pangan Lokal Tergerus Modernisasi, Pakar Dorong Literasi Pangan Nusantara
Kolaborasi Budaya Nusantara...
Kolaborasi Budaya Nusantara untuk Pemberdayaan Perempuan dan Penguatan UMKM
Waka BRIN Sebut Pentingnya...
Waka BRIN Sebut Pentingnya Kesetaraan Peradaban Nusantara dengan China
Rekomendasi
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Cinta Laura Dukung Kegiatan...
Cinta Laura Dukung Kegiatan CFD Jadi Ajang Gen Z dan Gen Alpha Bersosialisasi
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved