Maling Cokelat di Alfamart, Pelaku Mengaku Lupa Bayar
Senin, 15 Agustus 2022 - 14:08 WIB
loading...
Marina, emak-emak yang mencuri cokelat di Alfamart Sampora, Desa Sampora, Kecamatan Cisauk, Tangerang Selatan, mengaku lupa bayar. Foto: Tangkapan layar SINDOnews
A
A
A
TANGERANG - Marina, emak-emak yang mencuri cokelat di Alfamart Sampora, Desa Sampora, Kecamatan Cisauk, Tangerang Selatan, mengaku lupa bayar. Bahkan, dia mengaku kerap lupa karena faktor usia.
"Memang sebenarnya mau beli sesuatu di Alfamart itu, tapi lupa kalau sudah ambil cokelat dan lupa dibayar juga," ujar pengacara Mariana, Haji Amir saat dihubungi, Senin (15/8/2022). Baca juga: Emak-emak Bermobil Mercy Nyolong Cokelat di Alfamart, Netizen: Itu Penyakit Ngutil!
Selanjutnya usai ditegur oleh karyawan Alfamart, Mariana pun langsung menyanggupi untuk membayar cokelat tersebut. Bahkan, Amir mengatakan, Mariana membayar tiga kali lipat dari harga asli cokelat.
"Mungkin karyawan di situ juga sudah mengamati dari awal, makanya langsung ditegur dan diminta untuk bayar. Itu langsung dibayar tiga kali lipat," lanjut Amir.
Amir juga mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh karyawan Alfamart, sebagai bentuk tanggung jawab dalam bekerja. Namun, Amir menyayangkan video tersebut beredar di media padahal seharusnya hal itu sudah diselesaikan.
"Memang sebenarnya mau beli sesuatu di Alfamart itu, tapi lupa kalau sudah ambil cokelat dan lupa dibayar juga," ujar pengacara Mariana, Haji Amir saat dihubungi, Senin (15/8/2022). Baca juga: Emak-emak Bermobil Mercy Nyolong Cokelat di Alfamart, Netizen: Itu Penyakit Ngutil!
Selanjutnya usai ditegur oleh karyawan Alfamart, Mariana pun langsung menyanggupi untuk membayar cokelat tersebut. Bahkan, Amir mengatakan, Mariana membayar tiga kali lipat dari harga asli cokelat.
"Mungkin karyawan di situ juga sudah mengamati dari awal, makanya langsung ditegur dan diminta untuk bayar. Itu langsung dibayar tiga kali lipat," lanjut Amir.
Amir juga mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh karyawan Alfamart, sebagai bentuk tanggung jawab dalam bekerja. Namun, Amir menyayangkan video tersebut beredar di media padahal seharusnya hal itu sudah diselesaikan.
Lihat Juga :