Oknum Aparat Siksa Karyawan Situs Judi Online, Dipecutin Pakai Selang dan Disundut Rokok
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 08:00 WIB
loading...
Mantan karyawan situs judi online ini menjadi korban penganiayaan oleh oknum aparat di Jakarta Utara. Foto/SINDOnews/Yohannes Tobing
A
A
A
JAKARTA - Mantan karyawan situs judi online yang menjadi korban penganiayaan di bekas kantornya di Penjaringan, Jakarta Utara mengungkapkan ada oknum aparat yang terlibat pemukulan terhadap dirinya.
Jamal menceritakan, bahwa kejadian yang terjadi sekitar bulan April 2022 yang lalu. Dimana saat itu ada sekitar belasan orang yang merupakan rekan kerjanya dan juga oknum aparat yang terlibat.
“Setelah diinterogasi bos, baru saya dilemparin lagi ke oknum aparat lainnya untuk dipecutin dan digebukin sama orang-orang sana, di ruangan itu saya dipecutin pakai selang,” kata Jamal, Sabtu (13/8/2022). Baca juga: Mengapa Judi Online Tidak Diblokir Kominfo?
Menurut Jamal, dirinya di sekap dan di aniaya bahkan disundut rokok karena telah mengambil uang perusahaan senilai Rp13 juta. Untuk kebutuhan keluarga, termasukkeperluan anak semata wayangnya.
Pengakuan dosa Jamal tak membuat emosi orang-orang di dalam kantor judi online itu mereda. Mereka malah terus-terusan menyiksa Jamal dengan memecutnya menggunakan selang. Parahnya lagi ada yang menyundutnya dengan rokok. Bahkan mencekokinya dengan obat-obatan, hingga mengaraknya bertelanjang dada berkeliling ruko. Hal inilah yang membuatnya malu.
Tidak terima dengan perlakuan kantor, akhirnya Jamal melapor ke Polres Metro Jakarta Utara pada 16 April 2022. Laporannya tercantum dengan nomor LP/B/289/TV/2022/SPKT/POLRES METRO JAKUT/POLDA METRO JAYA.
”Saya luka-luka di bagian punggung, bagian paha memar-memar, dan saya masalah psikologi dan trauma saya di hari itu sampai sekarang. Sempat meriang, sakit kepala, pusing, tidak bisa tidur,” tutupnya.
Jamal menceritakan, bahwa kejadian yang terjadi sekitar bulan April 2022 yang lalu. Dimana saat itu ada sekitar belasan orang yang merupakan rekan kerjanya dan juga oknum aparat yang terlibat.
“Setelah diinterogasi bos, baru saya dilemparin lagi ke oknum aparat lainnya untuk dipecutin dan digebukin sama orang-orang sana, di ruangan itu saya dipecutin pakai selang,” kata Jamal, Sabtu (13/8/2022). Baca juga: Mengapa Judi Online Tidak Diblokir Kominfo?
Menurut Jamal, dirinya di sekap dan di aniaya bahkan disundut rokok karena telah mengambil uang perusahaan senilai Rp13 juta. Untuk kebutuhan keluarga, termasukkeperluan anak semata wayangnya.
Pengakuan dosa Jamal tak membuat emosi orang-orang di dalam kantor judi online itu mereda. Mereka malah terus-terusan menyiksa Jamal dengan memecutnya menggunakan selang. Parahnya lagi ada yang menyundutnya dengan rokok. Bahkan mencekokinya dengan obat-obatan, hingga mengaraknya bertelanjang dada berkeliling ruko. Hal inilah yang membuatnya malu.
Tidak terima dengan perlakuan kantor, akhirnya Jamal melapor ke Polres Metro Jakarta Utara pada 16 April 2022. Laporannya tercantum dengan nomor LP/B/289/TV/2022/SPKT/POLRES METRO JAKUT/POLDA METRO JAYA.
”Saya luka-luka di bagian punggung, bagian paha memar-memar, dan saya masalah psikologi dan trauma saya di hari itu sampai sekarang. Sempat meriang, sakit kepala, pusing, tidak bisa tidur,” tutupnya.
Lihat Juga :