Heboh Bahan Kokain dari Tanaman di Kebun Raya Bogor, Begini Faktanya
Senin, 08 Agustus 2022 - 19:18 WIB
loading...
Satnarkoba Polresta Bogor Kota mengecek tanaman Erythroxylum Novogranatense (Amerika Selatan) dan Erythroxylum Cuneatum (lokal Indonesia) di Kebun Raya Bogor, Senin (8/8/2022). Foto: Dok Polisi
A
A
A
BOGOR - Pengakuan mengejutkan dari pelaku kasus narkotika berinisial SDS (51) yang ditangkap Polda Metro Jaya. Pelaku mengaku mendapatkan bahan atau biji kokain dari tanaman di Kebun Raya Bogor (KRB) . Setelah dicek Satnarkoba Polresta Bogor Kota, begini fakta sesungguhnya.
Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota Kompol Agus Susanto mengatakan, hasil pemeriksaan di Kebun Raya Bogor hanya memiliki tanaman Erythroxylum Novogranatense (Amerika Selatan) dan Erythroxylum Cuneatum (lokal Indonesia).
"Masing-masing ada 1 pohon yang merupakan sejenis dengan tanaman Erythroxylum Koka," ujarnya, Senin (8/8/2022).
Baca juga: Wow! Setengah Ton Kokain Disita dari Pabrik Espresso
Sejarah pohon tersebut merupakan hasil pertukaran biji antara Kebun Raya Bogor dengan Kebun Raya Kongo Belgia pada tahun 1927. Tahun 1928 biji tersebut ditanam dan tumbuh di Kebun Raya Bogor.
"Tanaman Erythroxylum Novogranatense dan Erythroxylum Cuneatum adalah family dengan tanaman Erythroxylum Koka yang merupakan tanaman berasal dari Amerika Selatan dengan bahan dasar dari kokain. Saat ini Erythroxylum Novogranatense di Kebun Raya Bogor dalam keadaan mati diketahui pada 4 Agustus 2022 oleh pihak BRIN Kebun Raya Bogor. Sedangkan tanaman Erythroxylum Cuneatum masih hidup," jelasnya.
Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota Kompol Agus Susanto mengatakan, hasil pemeriksaan di Kebun Raya Bogor hanya memiliki tanaman Erythroxylum Novogranatense (Amerika Selatan) dan Erythroxylum Cuneatum (lokal Indonesia).
"Masing-masing ada 1 pohon yang merupakan sejenis dengan tanaman Erythroxylum Koka," ujarnya, Senin (8/8/2022).
Baca juga: Wow! Setengah Ton Kokain Disita dari Pabrik Espresso
Sejarah pohon tersebut merupakan hasil pertukaran biji antara Kebun Raya Bogor dengan Kebun Raya Kongo Belgia pada tahun 1927. Tahun 1928 biji tersebut ditanam dan tumbuh di Kebun Raya Bogor.
"Tanaman Erythroxylum Novogranatense dan Erythroxylum Cuneatum adalah family dengan tanaman Erythroxylum Koka yang merupakan tanaman berasal dari Amerika Selatan dengan bahan dasar dari kokain. Saat ini Erythroxylum Novogranatense di Kebun Raya Bogor dalam keadaan mati diketahui pada 4 Agustus 2022 oleh pihak BRIN Kebun Raya Bogor. Sedangkan tanaman Erythroxylum Cuneatum masih hidup," jelasnya.
Lihat Juga :