Mediasi Mentok, Tembok Penutup Jalan di Pulogadung Belum Dirobohkan
Minggu, 07 Agustus 2022 - 09:20 WIB
loading...
Gara-gara sering dimaki, seorang warga di Pulogadung nekat membangun tembok di depan rumah tetangga. Alhasil, tetangganya itu tidak memiliki akses jalan. Foto: MPI/Muhammad Farhan
A
A
A
JAKARTA - Anisa (40) yang merupakan warga di RT 011/RW 010, Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, memutuskan pindah rumah beserta keluarganya lantaran tidak sepakat dengan hasil mediasi dengan tetangganya, Widya (45).
Sebab, Widya mengaku tersinggung dengan cacian dan makian Anisa beserta keluarganya, memutuskan menembok akses jalan yang menjadi satu-satunya jalan menuju rumah Anisa. Mediasi yang berlangsung Jumat (5/8/2022) berlangsung buntu.
Widya mengatakan keputusan mediasi untuk merobohkan sebagian temboknya, bagi Anisa itu belum sesuai dengan kehendaknya. Baca juga: Tak Terima Sering Dimaki, Warga Tembok Akses Jalan Tetangga di Pulogadung
”Solusinya itu silakan dibuka temboknya selebar 50 cm tapi dengan biaya membuka akses terus material jasa pembongkaran itu ditanggung oleh setiap dari mereka, tetapi mereka keputusannya malah akan mau pindah,” ujar Widya kepada wartawan, Minggu (7/8/2022).
Terlebih, Widya mengatakan dirinya sudah mengikuti prosedur dan aturan yang berlaku. Untuk itu, Widya merasa hasil keputusan mediasi merupakan solusi terbaik bagi dirinya dan Anisa perihal tembok yang menjulang sepanjang dua meter tersebut.
Sebab, Widya mengaku tersinggung dengan cacian dan makian Anisa beserta keluarganya, memutuskan menembok akses jalan yang menjadi satu-satunya jalan menuju rumah Anisa. Mediasi yang berlangsung Jumat (5/8/2022) berlangsung buntu.
Widya mengatakan keputusan mediasi untuk merobohkan sebagian temboknya, bagi Anisa itu belum sesuai dengan kehendaknya. Baca juga: Tak Terima Sering Dimaki, Warga Tembok Akses Jalan Tetangga di Pulogadung
”Solusinya itu silakan dibuka temboknya selebar 50 cm tapi dengan biaya membuka akses terus material jasa pembongkaran itu ditanggung oleh setiap dari mereka, tetapi mereka keputusannya malah akan mau pindah,” ujar Widya kepada wartawan, Minggu (7/8/2022).
Terlebih, Widya mengatakan dirinya sudah mengikuti prosedur dan aturan yang berlaku. Untuk itu, Widya merasa hasil keputusan mediasi merupakan solusi terbaik bagi dirinya dan Anisa perihal tembok yang menjulang sepanjang dua meter tersebut.
Lihat Juga :