Prada Sandi Gugur di Lani Jaya, Danrem 172 PWY Sebut Tim Bergerak ke Balingga untuk Kumpulkan Fakta

Jum'at, 05 Agustus 2022 - 15:07 WIB
loading...
Prada Sandi Gugur di Lani Jaya, Danrem 172 PWY Sebut Tim Bergerak ke Balingga untuk Kumpulkan Fakta
Komandan Korem 172 PWY, Brigjen TNI J.O Sembiring menjelaskan peristiwa gugurnya Prada Sandi Wiratama, anggota Satgas Yonif Mekanis 203/AK di Pos Distrik Balingga, Lani Jaya. Foto/iNews TV/Omega Batkorumbawa
A A A
LANI JAYA - Prada Sandi Wiratama, anggota Satgas Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis 203/Arya Kemuning (AK) di Pos Distrik Balingga, Lani Jaya, Papua gugur tertembak akibat kelalaian penggunaan senjata api.

Komandan Korem 172 Praja Wira Yakti (PWY), Brigjen TNI J.O Sembiring mengatakan, tim Polisi Militer dan staf bagian pengamanan dari Kodam XVII Cenderawasih sudah berada di Jayawijaya dan akan bergerak ke Lani Jaya guna mengumpulkan fakta-fakta di tempat kejadian tersebut.

Baca juga: Prajurit Yonif Mekanis 203/AK Gugur di Lani Jaya, Ini Penjelasan Danrem 172 Cenderawasih

"Kejadian tersebut murni kelalaian penggunaan senjata, bukan karena kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata. Maka tim sudah bergerak ke sana untuk mengumpulkan fakta di lapangan," ujar Danrem.

Brigjen TNI J.O Sembiring mengungkapkan bahwa dari informasi yang diterimanya, Prada Sandi saat kejadian sedang bersama prajurit lainnya sedang melakukan parimeter atau pengamanan sejauh 300 meter di luar dari pos utama.

"Untuk kronologi, kami masih akan didalami, karena dari informasi yang ada kurang lebih tiga tahun ini belum ada terjadi kontak tembak dengan KKB," tegas Jenderal yang berkarier di Kopassus ini.

Diketahui untuk menuju ke Pos 203/AK di Distrik Balingga, Lani Jaya, maka dari Jayapura bisa ditempuh menggunakan pesawat ke Jayawijaya.

Baca juga: Jenderal Kopassus Ini Pastikan Anggota Korem 172/PWY Tak Terlibat Pelarian Bupati Mamberamo Tengah

Selanjutnya menemuh jalur darat kurang lebih empat jam perjalanan ke Tiom, ibu kota dari Lani Jaya. Baru kemudian menuju Pos 203/AK lokasi Prada Sandi Wiratama tertembak yang membutuhkan waktu sekitar satu jam.
(shf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1572 seconds (10.177#12.26)