Profil Pipit Heryanti, Kades Lambangsari Bekasi Tersangka Dugaan Pungli PTSL Ternyata Punya Segudang Prestasi

Kamis, 04 Agustus 2022 - 17:32 WIB
loading...
Profil Pipit Heryanti,...
Kepala Desa Lambangsari Pipit Heryanti. Foto: bpbd.bekasikab.go.id
A A A
JAKARTA - Pipit Heryanti, Kepala Desa Lambangsari, Kabupaten Bekasi menjadi tersangka kasus dugaan pungutan liar ( pungli ) Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Padahal, kades cantik ini memiliki segudang prestasi.

Pipit memenangi Pilkades pada 2018 lalu. Memimpin Desa Lambangsari dengan berbagai program kerjanya, dia dianggap salah satu kepala desa berprestasi sehingga pemerintah memberikannya penghargaan.
Baca juga: Kejari Kabupaten Bekasi Tahan Kades Lambangsari

Tahun 2020, Pipit pernah menerima penghargaan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Gusti Ayu Bintang Darmawanti atas program kebijakan kepala desa responsif terhadap gender.

Dia pun berkesempatan terbang ke New York, Amerika Serikat untuk mengikuti sidang Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB) mewakili kepala desa perempuan di Indonesia. Perwakilan kepala desa lainnya dari Papua dan Kutai Kartanegara.

Namun, karena wabah Corona atau Covid-19 merebak maka para kepala desa gagal berangkat ke Amerika Serikat termasuk Pipit. "Kita gagal berangkat pada rapat PBB karena wabah Corona di dunia sehingga terjadilah pembatalan," ujar Pipit dikutip dari website Pemkab Bekasi, Jumat (13/2/2020).
Baca juga: Begini Kronologi Penahanan Kades Lambangsari Berparas Cantik

Dia sudah mendapat pemberitahuan melalui surat dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) yang memberitahukan Indonesia tidak mengirimkan perwakilan pada Sidang PBB.

Kemudian, penghargaan lain yang diraih Pipit dianggap berhasil mengimplementasikan Praktik Baik Keuangan Desa dalam kegiatan Aksi Nasional Pencegahan Korupsi (ANPK) pada tahun 2020.

Dari deretan prestasi itu, sayangnya Pipit tersandung kasus dugaan pungli PTSL sebesar Rp466 juta. “Total permohonan yang masuk untuk mengikuti program PTSL di Desa Lambangsari sebanyak 1.180 sertifikat untuk tiga dusun,” kata Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi Siwi Utomo, Selasa (2/8/2022). Kejari Kabupaten Bekasi telah menahan PH.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Rekomendasi
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Hijaukan Kaltim! Aksi...
Hijaukan Kaltim! Aksi Nyata Pegadaian Tanam 2.000 Pohon Demi Masa Depan
Berita Terkini
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved