PT DNR Tegaskan Tak Terlibat Kuburan Bansos Presiden di Depok
Rabu, 03 Agustus 2022 - 15:24 WIB
loading...
Kuburan bansos beras di lapangan KSU, Sukmajaya, Depok, Rabu (3/8/2022). Foto: MPI/Erfan Maaruf
A
A
A
JAKARTA - PT DNR menegaskan tidak terlibat kuburan Bansos Presiden di lapangan KSU, Sukmajaya, Depok. Bansos berupa beras rusak akibat terkena hujan.
Menurut Head of Corporate Communication PT DNR Ida Widayani, beras dan sembako lainnya yang diklaim rusak dan ditimbun diduga hasil pengadaan barang dalam program Bansos Presiden periode Mei-Juni 2020.
Baca juga: Tinjau Kuburan Bansos Presiden di Depok, Polda Metro: Ada 3,4 Ton Beras
"Sementara, PT DNR dipercaya Kemensos menyalurkan bansos beras untuk 15 provinsi di bulan September dan Oktober 2020," ujarnya, Rabu (3/8/2022).
PT DNR merupakan salah satu vendor sembako bansos untuk masyarakat terdampak Covid-19. Namun, Ida membantah bekerja sama dengan JNE Express dalam penyaluran sembako Bansos Presiden tahun 2020.
Dia menjelaskan dalam pelaksanaannya proyek yang berlangsung pada periode September – Oktober 2020 itu berjalan tanpa bekerja sama dengan JNE Express. "Tidak bekerja sama dengan JNE sebagai pelaksana last mile delivery," katanya.
Menurut Head of Corporate Communication PT DNR Ida Widayani, beras dan sembako lainnya yang diklaim rusak dan ditimbun diduga hasil pengadaan barang dalam program Bansos Presiden periode Mei-Juni 2020.
Baca juga: Tinjau Kuburan Bansos Presiden di Depok, Polda Metro: Ada 3,4 Ton Beras
"Sementara, PT DNR dipercaya Kemensos menyalurkan bansos beras untuk 15 provinsi di bulan September dan Oktober 2020," ujarnya, Rabu (3/8/2022).
PT DNR merupakan salah satu vendor sembako bansos untuk masyarakat terdampak Covid-19. Namun, Ida membantah bekerja sama dengan JNE Express dalam penyaluran sembako Bansos Presiden tahun 2020.
Dia menjelaskan dalam pelaksanaannya proyek yang berlangsung pada periode September – Oktober 2020 itu berjalan tanpa bekerja sama dengan JNE Express. "Tidak bekerja sama dengan JNE sebagai pelaksana last mile delivery," katanya.
Lihat Juga :