Kabupaten Gowa Masuk Nominasi Program Kampung Iklim dari KLHK RI
Senin, 01 Agustus 2022 - 14:18 WIB
loading...
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menerima Tim Verifikator Lapangan dari Kementerian LHK, Senin (1/8/2022). Foto: Humas Pemkab Gowa
A
A
A
GOWA - Kabupaten Gowa lolos dalam seleksi administrasi Program Kampung Iklim (Proklim) Lestari. Gowa jadi satu-satunya daerah di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang lolos di ajang ini.
Lolosnya Gowa masuk dalam seleksi administrasi ini, dibuktikan dengan hadirnya Tim Verifikator Lapangan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI di Kabupaten Gowa, Senin (1/8/2022).
Baca juga:Tahun Ini Program Mahasantri di Gowa Bakal Diluncurkan
Ketua Tim Verifikator, Muh Kundarto menyampaikan, kunjungannya ke Kabupaten Gowa untuk mengecek secara langsung, apakah data-data yang telah dimasukkan dan diusulkan sesuai dengan fakta-fakta di lapangan.
Proklim sendiri kata dia, terdiri atas beberapa kategori, yakni Pratama, Madya, Utama dan Lestari. "Lestari ini adalah best of the bestnya Proklim, makanya kriterianya sangat rumit," ujarnya.
Dia memaparkan ada enam kriteria yang akan jadi penilaian yakni, pertama apakah lokus tersebut telah melakukan pembinaan di 10 lokasi lain, kedua lokus tersebut pernah mendapatkan penghargaan minimal tingkat provinsi. Ketiga, adanya peningkatan dari penilaian Proklim Utama ke Proklim Lestari.
Lolosnya Gowa masuk dalam seleksi administrasi ini, dibuktikan dengan hadirnya Tim Verifikator Lapangan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI di Kabupaten Gowa, Senin (1/8/2022).
Baca juga:Tahun Ini Program Mahasantri di Gowa Bakal Diluncurkan
Ketua Tim Verifikator, Muh Kundarto menyampaikan, kunjungannya ke Kabupaten Gowa untuk mengecek secara langsung, apakah data-data yang telah dimasukkan dan diusulkan sesuai dengan fakta-fakta di lapangan.
Proklim sendiri kata dia, terdiri atas beberapa kategori, yakni Pratama, Madya, Utama dan Lestari. "Lestari ini adalah best of the bestnya Proklim, makanya kriterianya sangat rumit," ujarnya.
Dia memaparkan ada enam kriteria yang akan jadi penilaian yakni, pertama apakah lokus tersebut telah melakukan pembinaan di 10 lokasi lain, kedua lokus tersebut pernah mendapatkan penghargaan minimal tingkat provinsi. Ketiga, adanya peningkatan dari penilaian Proklim Utama ke Proklim Lestari.
Lihat Juga :