Plt Bupati Bogor Kesal Dicuekin Anak Buah, Ancam Rotasi Pejabat Besar-besaran
Jum'at, 29 Juli 2022 - 14:58 WIB
loading...
Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
BOGOR - Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan geram lantaran ada kepala dinas tidak hadir dan pergi meninggalkan ruangan tanpa izin. Pemandangan itu terjadi dalam acara Peringatan Hari Anak Nasional dan Peringatan Hari Keluarga Nasional Tingkat Kabupaten Bogor di Auditorium Setda Kabupaten Bogor, Kamis 28 Juli 2022.
"Kalau kecewa unek-unek ya. Kalau saya kesal ya, marah karena jabatan Plt ini melaksanakan tugas seluruh kebupatian tanpa kecuali apa pun yang menjadi tugas bupati saya yang handle. Tapi secara pribadi menghandle terus perangkatnya tidak guyub," keluh Iwan, Jumat (29/7/2022).
Baca juga: Iwan Setiawan Ditunjuk sebagai Plt Bupati Bogor Gantikan Ade Yasin
Dia telah berusaha agar roda pemerintahan di Kabupaten Bogor terus berjalan apa pun kendalanya. Seharusnya perangkat daerah tidak memelihat secara subjektif siapa pemimpinnya saat ini.
"Psikologis kita ini bahwa mereka adalah perangkat daerah siapa pun pemimpinnya ikutin. Itu baru bernegara yang benar. Siapa pun pimpinannya ikutin, jangan menilai pada subjekivitas. Objektifnya saya ditugaskan sebagai pelaksana tugas berdasarkan aturan atau undang-undang. Ikutin semua jangan punya pikiran yang lain-lain gitu," ungkapnya.
Dia dengan tegas dan tidak segan merotasi jajaran Pemkab Bogor apabila diperlukan. Karena, yang dibutuhkannya adalah perangkat daerah yang memiliki tujuan sama.
"Kalau kecewa unek-unek ya. Kalau saya kesal ya, marah karena jabatan Plt ini melaksanakan tugas seluruh kebupatian tanpa kecuali apa pun yang menjadi tugas bupati saya yang handle. Tapi secara pribadi menghandle terus perangkatnya tidak guyub," keluh Iwan, Jumat (29/7/2022).
Baca juga: Iwan Setiawan Ditunjuk sebagai Plt Bupati Bogor Gantikan Ade Yasin
Dia telah berusaha agar roda pemerintahan di Kabupaten Bogor terus berjalan apa pun kendalanya. Seharusnya perangkat daerah tidak memelihat secara subjektif siapa pemimpinnya saat ini.
"Psikologis kita ini bahwa mereka adalah perangkat daerah siapa pun pemimpinnya ikutin. Itu baru bernegara yang benar. Siapa pun pimpinannya ikutin, jangan menilai pada subjekivitas. Objektifnya saya ditugaskan sebagai pelaksana tugas berdasarkan aturan atau undang-undang. Ikutin semua jangan punya pikiran yang lain-lain gitu," ungkapnya.
Dia dengan tegas dan tidak segan merotasi jajaran Pemkab Bogor apabila diperlukan. Karena, yang dibutuhkannya adalah perangkat daerah yang memiliki tujuan sama.
Lihat Juga :