200 Guru di Gowa Ikut Program Guru Binar untuk Pemerataan Kualitas Pendidikan
Kamis, 28 Juli 2022 - 16:20 WIB
loading...
Guru-guru di Kabupaten Gowa saat mengikuti program Guru Binar secara daring. Foto: Istimewa
A
A
A
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus mengupayakan pemerataan kualitas pendidikan di daerah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengikutkan 200 guru pada pelatihan Guru Binar bersama Give2Asia yang didukung Kemendikbud RI.
Guru Binar merupakan platform pengembangan karir guru melalui pelatihan dan pengembangan profesionalisme. Program ini diinisiasi Putera Sampoerna Foundation (PSF) sebagai respons terhadap pandemi Covid-19. Tujuannya, untuk meningkatkan akses pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan.
Baca juga:Realisasi Investasi Kabupaten Gowa Lampaui Target
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufik Mursad menuturkan, pelatihan ini telah berlangsung sejak Januari 2022. Sebagai bentuk apresiasi terhadap para guru yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, Guru Binar menyelenggarakan Online Teacher Scholarship Program Inauguration secara daring.
"Saya ucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Guru Binar dan Give2Asia yang telah memberikan kesempatan mahal ini kepada para guru wilayah kami yaitu Kabupaten Gowa, dan 2 wilayah lainnya yaitu Provinsi Kalimantan Barat dan Kota Jambi. Melalui program ini, saya harap bahwa para guru nantinya tidak berhenti di sini, tapi akan terus berbagi dan mengimplementasikan ilmu yang didapatkan kepada rekan lainnya," Kata Taufik, Kamis (28/7/2022)
Baca juga:Pemkab Gowa Siap Dukung Pelaksanaan Kemah Merdeka Toleransi
Dari hasil pembekalan tersebut, para guru akan memiliki konpetensi baru yang dapat diterapkan pada proses belajar mengajar serta kemampuan untuk menyajikan pembelajaran secara online, yang didapatkan dalam webinar tersebut.
"Pada webinar tersebut, guru-guru kita itu sudah mendapatkan pembekalan atau pelatihan, sehingga kemampuannya akan bertambah baik. Ditambah saling berbagi pengalaman antar guru di wilayah Sumatra dan Kalimantan, saya kira akan mendorong semangat guru-guru kita menjadi lebih baik," terangnya.
Acara ini merupakan puncak dari serangkaian pelatihan daring yang mayoritas peserta pelatihan berasal dari 3 wilayah di Indonesia, yakni Provinsi Kabupaten Sambas, Kota Jambi, dan Kabupaten Gowa.
Baca juga:BNN Canangkan Kanjilo Jadi Desa Bersih Narkoba
Untuk diketahui, selama program dilaksanakan, para peserta mengikuti beragam kelas pelatihan dimulai dari kelas berdurasi 3 Jam Pelajaran (JP), 12 JP, dan 32 JP serta mendapatkan pendampingan langsung selama proses
pelatihan.
Acara ini turut dihadiri oleh Juliana, Head of Guru Binar, Taufiq Mursadd, serta Nono Haryono, Analis Kebijakan Muda Bidang Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Kabupaten Sambas.
Guru Binar merupakan platform pengembangan karir guru melalui pelatihan dan pengembangan profesionalisme. Program ini diinisiasi Putera Sampoerna Foundation (PSF) sebagai respons terhadap pandemi Covid-19. Tujuannya, untuk meningkatkan akses pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan.
Baca juga:Realisasi Investasi Kabupaten Gowa Lampaui Target
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufik Mursad menuturkan, pelatihan ini telah berlangsung sejak Januari 2022. Sebagai bentuk apresiasi terhadap para guru yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, Guru Binar menyelenggarakan Online Teacher Scholarship Program Inauguration secara daring.
"Saya ucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Guru Binar dan Give2Asia yang telah memberikan kesempatan mahal ini kepada para guru wilayah kami yaitu Kabupaten Gowa, dan 2 wilayah lainnya yaitu Provinsi Kalimantan Barat dan Kota Jambi. Melalui program ini, saya harap bahwa para guru nantinya tidak berhenti di sini, tapi akan terus berbagi dan mengimplementasikan ilmu yang didapatkan kepada rekan lainnya," Kata Taufik, Kamis (28/7/2022)
Baca juga:Pemkab Gowa Siap Dukung Pelaksanaan Kemah Merdeka Toleransi
Dari hasil pembekalan tersebut, para guru akan memiliki konpetensi baru yang dapat diterapkan pada proses belajar mengajar serta kemampuan untuk menyajikan pembelajaran secara online, yang didapatkan dalam webinar tersebut.
"Pada webinar tersebut, guru-guru kita itu sudah mendapatkan pembekalan atau pelatihan, sehingga kemampuannya akan bertambah baik. Ditambah saling berbagi pengalaman antar guru di wilayah Sumatra dan Kalimantan, saya kira akan mendorong semangat guru-guru kita menjadi lebih baik," terangnya.
Acara ini merupakan puncak dari serangkaian pelatihan daring yang mayoritas peserta pelatihan berasal dari 3 wilayah di Indonesia, yakni Provinsi Kabupaten Sambas, Kota Jambi, dan Kabupaten Gowa.
Baca juga:BNN Canangkan Kanjilo Jadi Desa Bersih Narkoba
Untuk diketahui, selama program dilaksanakan, para peserta mengikuti beragam kelas pelatihan dimulai dari kelas berdurasi 3 Jam Pelajaran (JP), 12 JP, dan 32 JP serta mendapatkan pendampingan langsung selama proses
pelatihan.
Acara ini turut dihadiri oleh Juliana, Head of Guru Binar, Taufiq Mursadd, serta Nono Haryono, Analis Kebijakan Muda Bidang Pembinaan Ketenagaan Disdikbud Kabupaten Sambas.
(luq)
Lihat Juga :