Soroti LGBT di Citayam Fashion Week, Wagub DKI: Mengaburkan Identitas Jati Diri Anak

Kamis, 28 Juli 2022 - 09:39 WIB
loading...
Soroti LGBT di Citayam...
Citayam Fashion Week (CFW) di kawasan Dukuh Atas di Jalan Tanjung Karang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyoroti permasalahan 'LGBT' di tengah fenomena Citayam Fashion Week (CFW) di kawasan Dukuh Atas atau tepatnya Jalan Tanjung Karang, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Ariza menilai permasalahan 'LGBT' berdampak bagi pengaburan identitas serta jati diri seorang anak. Baca juga: Emak-emak Beraksi di Citayam Fashion Week, Netizen: Mak Pulang, Gas Habis!

”Kami juga berkewajiban melindungi anak-anak kita dari dari kampanye dan promosi LGBT, perilaku konsumtif, boros, pergaulan bebas, narkoba, rokok, kecanduan gadget, putus sekolah,” tulis Ariza dalam laman Instagram @arizapatria dikutip, Kamis (28/7/2022).

”LGBT itu mengaburkan identitas dan jati diri anak-anak, menjerumuskan anak ke pergaulan bebas, penyimpangan seksual, penularan penyakit kelamin, membuat anak-anak kita kehilangan norma-norma, etika, budaya, agama,” sambungnya.

Atas permasalahan itu, Ariza mengajak semua kalangan untuk dan bergotongroyong menjaga anak-anak. Dia menekankan pentingnya menjaga anak-anak dari pengaruh 'LGBT'. Ia mengatakan melindungi anak-anak sama seperti menjaga masa depan Indonesia.

”Kita akan tua, pensiun, wafat dan dilupakan. Anak-anak kita inilah yang akan mengurus keluarga, lingkungan, bangsa, negara bahkan dunia. Menjaga mereka, melindungi mereka adalah menjaga masa depan Indonesia,” ucapnya.



Lebih lanjut, Politisi Partai Gerindra itu menyebut bersama DPRD DKI pihaknya terus menyediakan ruang terbuka untuk sarana berekspresi generasi muda. Baca juga: Citayam Fashion Week Dianggap Sarang LGBT, DPRD DKI: Ini Fakta, Mau Kita Apain?

”Kami wajib menyediakan ruang untuk untuk anak-anak kita berekspresi. Bersama @dprddkijakarta, ruang terbuka yang keren akan terus kami perbanyak dan perjuangkan,” tuturnya.

Sebagai informasi, fenomena CFW yang dipopulerkan kumpulan bocah Sudirman, Citayam, Bojonggede, dan Depok (SCBD) itu menuai pro dan kontra akibat munculnya pria berbusana wanita melantai di zebra cross kawasan Dukuh Atas tersebut.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Sempat Dilarang di Qatar...
Sempat Dilarang di Qatar 2022, Kenapa FIFA Izinkan Bendera LGBT Masuk Stadion Piala Dunia 2026?
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan...
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan Sanksi Pidana LGBT: Tidak Semua Happy terhadap Upaya Perbaikan
Rekomendasi
Roy Suryo Hadiri Sidang...
Roy Suryo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan: Tidak Ada Upaya untuk Memperlambat Peristiwa Utamanya
Nadhif Basalamah Geram...
Nadhif Basalamah Geram Jadi Korban Pelecehan, Ingin Berhenti dari Dunia Hiburan?
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Berita Terkini
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved