Heboh Fenomena Kabut Putih di Tangerang, Polisi: Akibat Kebocoran Gas
Selasa, 26 Juli 2022 - 19:24 WIB
loading...
Fenomena kabut putih menyerupai awan kembali terjadi di Kota Tangerang pada Selasa (26/7/2022). Foto/Ilustrasi/Dok SINDOnews
A
A
A
TANGERANG - Fenomena kabut putih menyerupai awan kembali terjadi di Kota Tangerang pada Selasa (26/7/2022). Kali ini peristiwa itu terjadi di sekitar Terminal Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang sekitar pukul 02.00 WIB.
Kapolsek Karawaci Kompol Hasoloan Situmorang membenarkan fenomena tersebut terjadi lagi pada dini hari. Hal itu diakibatkan adanya kebocoran gas Co2 yang dibawa oleh sebuah truk tangki.” Benar, (zat) jenis Co2 non-flameable itu,” ujar Hasoloan, Selasa (26/7/2022). Baca juga: Unik, Negeri Dalam Awan di Majalengka Ini Terus Berkabut
Zat Co2 diketahui merupakan bahan dasar untuk Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang kala itu tengah diangkut oleh truk. Berdasarkan keterangan sementara, kebocoran gas disebabkan karena tutup tangki yang tidak kuat. Zat putih tersebut langsung menyebar, dan terekam kamera warga lalu menjadi viral di media sosial.
”Beda perusahaan dari kasus pertama, karena kondisinya malam, pengendara bisa tetap berjalan namun memperlambat kecepatan. Keterangan yang kita dapat, penyebabnya karena menutup keran tangki dengan tidak kuat,” sambungnya.
Pihak kepolisian akan memberikan teguran dan imbauan ke perusahaan serupa agar tidak terulang lagi. Terlebih lagi dalam satu bulan sudah dua kali terjadi kebocoran gas Co2 di lokasi yang sama meskipun dari perusahaan yang berbeda.”Ini perusahaan bergerak di distribusi gas Co2 dan O2, harus dilakukan pendalaman soal sanksi,” ungkapnya.
Peristiwa serupa juga pernah terjadi pada Rabu, 6 Juli 2022 lalu dimana jalan Gatot Subroto, Cimone mendadak diselimuti zat keputihan seperti kabut atau awan. Zat tersebut diketahui merupakan gas Co2 yang bocor akibat kelalaian karyawan penjual gas pada sebuah lapak tabung. Baca juga: Indahnya Fenomena Cuaca Arab Saudi seperti Negeri di Atas Awan
Alhasil, warga pengguna jalan yang terganggu jarak pandangnya menghentikan laju kendaraan dan membuat lalu lintas jalan macet mengular. ”Itu bukan gas oksigen tapi Co2 yang diperuntukkan bahan APAR. Tapi bahan itu tidak mudah terbakar ya jangan keliru,” imbuhnya.
Kapolsek Karawaci Kompol Hasoloan Situmorang membenarkan fenomena tersebut terjadi lagi pada dini hari. Hal itu diakibatkan adanya kebocoran gas Co2 yang dibawa oleh sebuah truk tangki.” Benar, (zat) jenis Co2 non-flameable itu,” ujar Hasoloan, Selasa (26/7/2022). Baca juga: Unik, Negeri Dalam Awan di Majalengka Ini Terus Berkabut
Zat Co2 diketahui merupakan bahan dasar untuk Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang kala itu tengah diangkut oleh truk. Berdasarkan keterangan sementara, kebocoran gas disebabkan karena tutup tangki yang tidak kuat. Zat putih tersebut langsung menyebar, dan terekam kamera warga lalu menjadi viral di media sosial.
”Beda perusahaan dari kasus pertama, karena kondisinya malam, pengendara bisa tetap berjalan namun memperlambat kecepatan. Keterangan yang kita dapat, penyebabnya karena menutup keran tangki dengan tidak kuat,” sambungnya.
Pihak kepolisian akan memberikan teguran dan imbauan ke perusahaan serupa agar tidak terulang lagi. Terlebih lagi dalam satu bulan sudah dua kali terjadi kebocoran gas Co2 di lokasi yang sama meskipun dari perusahaan yang berbeda.”Ini perusahaan bergerak di distribusi gas Co2 dan O2, harus dilakukan pendalaman soal sanksi,” ungkapnya.
Peristiwa serupa juga pernah terjadi pada Rabu, 6 Juli 2022 lalu dimana jalan Gatot Subroto, Cimone mendadak diselimuti zat keputihan seperti kabut atau awan. Zat tersebut diketahui merupakan gas Co2 yang bocor akibat kelalaian karyawan penjual gas pada sebuah lapak tabung. Baca juga: Indahnya Fenomena Cuaca Arab Saudi seperti Negeri di Atas Awan
Alhasil, warga pengguna jalan yang terganggu jarak pandangnya menghentikan laju kendaraan dan membuat lalu lintas jalan macet mengular. ”Itu bukan gas oksigen tapi Co2 yang diperuntukkan bahan APAR. Tapi bahan itu tidak mudah terbakar ya jangan keliru,” imbuhnya.
(ams)
Lihat Juga :