Peringati 5 Tahun Masa Bakti, Alumni Akpol 2017 Tanam 5.000 Mangrove di Pulau Tidung
Senin, 25 Juli 2022 - 23:08 WIB
loading...
Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 2017 Detasemen Hastadharana melakukan penanaman sebanyak 5.000 bibit pohon mangrove di Pulau Tidung Besar, Kepulauan Seribu.Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 2017 Detasemen Hastadharana melakukan penanaman sebanyak 5.000 bibit pohon mangrove di Pulau Tidung Besar, Kepulauan Seribu. Aksi bervisi lingkungan tersebut sekaligus untuk memperingati lima tahun masa bakti Alumni Akpol 2017 dan mendukung salah satu program G20 bidang lingkungan.
Penanaman sebanyak 5.000 bibit pohon mangrove ini dilakukan di Pesisir Selatan Balai Benih Ikan Laut, Pulau Tidung Besar. Pemilihan Pesisir Selatan karena kawasan tersebut membutuhkan penghijauan.
Selain di Jakarta, aksi peduli lingkungan penanaman Mangrove juga dilakukan secara serentak oleh Alumni Akademi Kepolisian Angkatan 2017 di Jambi, Riau, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Tengah.
Penggagas kegiatan dan sekaligus Ketua Paguyuban Alumni Akademi Kepolisian Angkatan 2017, Pinilih Waluyo Jati mengatakan, alasannya menanam pohon mangrove karena banyak sekali manfaatnya.
"Pohon mangrove efektif menjadi benteng atau pemecah ombak dari kemungkinan tsunami,” kata Pinilih Waluyo Jati pada Senin (25/7/2022). Baca: Alumni Akpol 2021 Gelar Bakti Sosial di Rumah Baca Umi Bekasi
Sedangkan dari sisi biologi, ekosistem pohon mangrove menjadi tempat tumbuhnya ribuan jenis makhluk hidup seperti ikan, udang, burung, serangga, dan mamalia.
“Kalau dari sisi ekonomi, manfaat langsungnya juga ada. Ada bagian tertentu dari pohon mangrove bisa diolah menjadi sirup, gula, bahan untuk membatik,” ujarnya.
Penanaman sebanyak 5.000 bibit pohon mangrove ini dilakukan di Pesisir Selatan Balai Benih Ikan Laut, Pulau Tidung Besar. Pemilihan Pesisir Selatan karena kawasan tersebut membutuhkan penghijauan.
Selain di Jakarta, aksi peduli lingkungan penanaman Mangrove juga dilakukan secara serentak oleh Alumni Akademi Kepolisian Angkatan 2017 di Jambi, Riau, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Tengah.
Penggagas kegiatan dan sekaligus Ketua Paguyuban Alumni Akademi Kepolisian Angkatan 2017, Pinilih Waluyo Jati mengatakan, alasannya menanam pohon mangrove karena banyak sekali manfaatnya.
"Pohon mangrove efektif menjadi benteng atau pemecah ombak dari kemungkinan tsunami,” kata Pinilih Waluyo Jati pada Senin (25/7/2022). Baca: Alumni Akpol 2021 Gelar Bakti Sosial di Rumah Baca Umi Bekasi
Sedangkan dari sisi biologi, ekosistem pohon mangrove menjadi tempat tumbuhnya ribuan jenis makhluk hidup seperti ikan, udang, burung, serangga, dan mamalia.
“Kalau dari sisi ekonomi, manfaat langsungnya juga ada. Ada bagian tertentu dari pohon mangrove bisa diolah menjadi sirup, gula, bahan untuk membatik,” ujarnya.
Lihat Juga :