Kemenpora Harap Y20 Summit Hadirkan Solusi untuk Masalah Pemuda di Era Pandemi
Senin, 18 Juli 2022 - 10:02 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, ada lebih dari 1,8 miliar anak muda di dunia saat ini. Dia mengaku menyaksikan anak muda di seluruh dunia mengambil tindakan untuk memecahkan masalah di era pandemi. Hal ini juga membuktikan bahwa pemuda sebagai agen perubahan memiliki solusi untuk setiap situasi yang menantang.
“Kita harus berada di sana untuk mendukung dan mendorong generasi muda kita untuk mengembangkan dan meningkatkan kapasitas mereka untuk masa depan yang lebih baik. Kita tidak tahu pasti kapan pandemi ini akan berakhir, namun kita harus optimis bahwa kita akan mampu melewatinya dengan baik dan meraih kehidupan yang lebih baik,” jelasnya.
Sementara itu, Michael Victor Sianipar, Co. Chair Y20 Indonesia mengatakan bahwa di tengah krisis global yang terjadi saat ini, pemuda diharapkan memberikan optimisme dan semangat. Karena pemuda yang terdiri dari berbagai negara G20 ini tidak punya kepentingan dan masih berfikir dengan satu idealisme dan memiliki satu harapan bahwa dunia ini diperbaiki bersama.
“Semangat itulah yang coba kita jaga di Y20, dan ini kita bangun terus unttk resiliensi, bahkan melewati masa krisis covid yang telah berlalu. Kita harap walaupun banyak gejolak, tapi pemuda bisa memberikan optimism,” harapnya.
Acara Y20 ini dirangkaikan dengan talkshow dengan membahas ketenagakerjaan di kalangan anak muda yang menghadirkan pembicara antara lain Wakil Menteri BUMN, Pahala Mansury, Vivi Alatas, Co-chair T20, Menteri Perindustrian dan Perdagangan Singapura, Alvin Tan dan Guy Ryder, Direktur ILO. Acara ini dipandu oleh John Dominguez, delegasi Y20 dari Amerika Serikat.(ded/CM)
“Kita harus berada di sana untuk mendukung dan mendorong generasi muda kita untuk mengembangkan dan meningkatkan kapasitas mereka untuk masa depan yang lebih baik. Kita tidak tahu pasti kapan pandemi ini akan berakhir, namun kita harus optimis bahwa kita akan mampu melewatinya dengan baik dan meraih kehidupan yang lebih baik,” jelasnya.
Sementara itu, Michael Victor Sianipar, Co. Chair Y20 Indonesia mengatakan bahwa di tengah krisis global yang terjadi saat ini, pemuda diharapkan memberikan optimisme dan semangat. Karena pemuda yang terdiri dari berbagai negara G20 ini tidak punya kepentingan dan masih berfikir dengan satu idealisme dan memiliki satu harapan bahwa dunia ini diperbaiki bersama.
“Semangat itulah yang coba kita jaga di Y20, dan ini kita bangun terus unttk resiliensi, bahkan melewati masa krisis covid yang telah berlalu. Kita harap walaupun banyak gejolak, tapi pemuda bisa memberikan optimism,” harapnya.
Acara Y20 ini dirangkaikan dengan talkshow dengan membahas ketenagakerjaan di kalangan anak muda yang menghadirkan pembicara antara lain Wakil Menteri BUMN, Pahala Mansury, Vivi Alatas, Co-chair T20, Menteri Perindustrian dan Perdagangan Singapura, Alvin Tan dan Guy Ryder, Direktur ILO. Acara ini dipandu oleh John Dominguez, delegasi Y20 dari Amerika Serikat.(ded/CM)
(srf)
Lihat Juga :