KNKT Cek Sistem Pengereman Truk Tangki BBM Penyebab Kecelakaan Maut Cibubur
Rabu, 20 Juli 2022 - 05:49 WIB
loading...
KNKT melakukan pengecekan sisem pengereman truk tangki BBM Pertamina yang menjadi penyebab kecelakaan maut di Jalan Alternatif Cibubur, Jatisampurna, Kota Bekasi. Foto/ANTARA
A
A
A
JAKARTA - Senior Investigative Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) , Ahmad Wildan mengatakan pihaknya melakukan pengecekan truk tangki bahan bakar minyak (BBM) Pertamina yang menjadi penyebab kecelakaan maut di Jalan Alternatif Cibubur, Jatisampurna, Kota Bekasi. Pihaknya hendak melakukan pengecekan rem yang diduga blong sehingga menyebabkan kecelakaan tragis tersebut.
Menurut Wildan, pengecekan rem dilakukan dengan meneliti sistem pengereman truk tersebut dengan pengujian langsung. Pengecekan tersebut dilakukan Wildan bersama tim KNKT di Kantor Polres Metro Kota Bekasi yang lama, yakni Jalan Pramuka Nomor 79, Marga Jaya, Bekasi Selatan. Baca juga: 6 Korban Kecelakaan Truk Pertamina Dilarikan ke RS Permata Cibubur, 1 Meninggal Dunia
"Kami tadi mengecek sistem remnya. Jadi nanti kami isi dulu anginnya, setelah itu kami uji remnya dan sebagainya. Nanti sistem connector-nya ada bocor atau enggak, bisa kelihatan," ujar Wildan kepada wartawan, Rabu (20/7/2022).
Selain melakukan pengecekan mesin dan sistem rem truk, Wildan juga akan mewawancarai pengemudi truk tangki maut tersebut.
"Nanti lihat perkembangannya, saya mau ngobrol sama pengemudi kayak apa peristiwanya. Ini makanya saya mau ke Polres Kota Bekasi yang gedung baru (Jalan Pangeran Jayakarta, Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria)," jelas Wildan.
Sampai saat ini, Wildan belum bisa mengungkapkan rincian hasil pengecekan karena masih dilakukan pendalaman oleh anggotanya. Seperti diketahui, penyidik Ditlantas Polda Metro Jaya menduga kecelakaan maut di Jalan Transyogi Alternatif Cibubur, Kota Bekasi karena rem blong. Kecelakaan maut yang terjadi pada Senin 18 Juli 2022 ini menewaskan 10 orang.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan sopir dan kernet truk tangki Pertamina sebagai tersangka kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Transyogi Alternatif Cibubur, Kota Bekasi. Sebanyak 10 orang meninggal dunia dalam kecelakaan maut tersebut.
"Terkait penanganan kasus ini akan dilakukan penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan kepada sopir yang akibat kelalaiannya mengakibatkan jatuhnya banyak korban," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/7/2022).
Zulpan mengatakan penyidik sudah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Dua tersangka tersebut yakni sopir dan kernet truk tangki Pertamina. Baca juga: Korban Tewas Tabrakan Maut Truk BBM: Cium Tangan Terakhir Ruslan kepada Sang Ibu
"Penyidik Subdit Gakkum Polda Metro Jaya dan Satlantas telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus ini yakni, S sopir dan K kernet truk tangki BBM tersebut," tutur Zulpan.
Menurut Wildan, pengecekan rem dilakukan dengan meneliti sistem pengereman truk tersebut dengan pengujian langsung. Pengecekan tersebut dilakukan Wildan bersama tim KNKT di Kantor Polres Metro Kota Bekasi yang lama, yakni Jalan Pramuka Nomor 79, Marga Jaya, Bekasi Selatan. Baca juga: 6 Korban Kecelakaan Truk Pertamina Dilarikan ke RS Permata Cibubur, 1 Meninggal Dunia
"Kami tadi mengecek sistem remnya. Jadi nanti kami isi dulu anginnya, setelah itu kami uji remnya dan sebagainya. Nanti sistem connector-nya ada bocor atau enggak, bisa kelihatan," ujar Wildan kepada wartawan, Rabu (20/7/2022).
Selain melakukan pengecekan mesin dan sistem rem truk, Wildan juga akan mewawancarai pengemudi truk tangki maut tersebut.
"Nanti lihat perkembangannya, saya mau ngobrol sama pengemudi kayak apa peristiwanya. Ini makanya saya mau ke Polres Kota Bekasi yang gedung baru (Jalan Pangeran Jayakarta, Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria)," jelas Wildan.
Sampai saat ini, Wildan belum bisa mengungkapkan rincian hasil pengecekan karena masih dilakukan pendalaman oleh anggotanya. Seperti diketahui, penyidik Ditlantas Polda Metro Jaya menduga kecelakaan maut di Jalan Transyogi Alternatif Cibubur, Kota Bekasi karena rem blong. Kecelakaan maut yang terjadi pada Senin 18 Juli 2022 ini menewaskan 10 orang.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan sopir dan kernet truk tangki Pertamina sebagai tersangka kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Transyogi Alternatif Cibubur, Kota Bekasi. Sebanyak 10 orang meninggal dunia dalam kecelakaan maut tersebut.
"Terkait penanganan kasus ini akan dilakukan penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan kepada sopir yang akibat kelalaiannya mengakibatkan jatuhnya banyak korban," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/7/2022).
Zulpan mengatakan penyidik sudah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Dua tersangka tersebut yakni sopir dan kernet truk tangki Pertamina. Baca juga: Korban Tewas Tabrakan Maut Truk BBM: Cium Tangan Terakhir Ruslan kepada Sang Ibu
"Penyidik Subdit Gakkum Polda Metro Jaya dan Satlantas telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus ini yakni, S sopir dan K kernet truk tangki BBM tersebut," tutur Zulpan.
(kri)
Lihat Juga :