Jeritan Hati TKW Indramayu di Arab Saudi Minta Dipulangkan: Pak Presiden Tolong Saya

Minggu, 17 Juli 2022 - 22:19 WIB
loading...
Jeritan Hati TKW Indramayu...
Turdem, TKW asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yang bekerja di Arab Saudi meminta tolong kepada Presiden Joko Widodo agar dipulangkan ke Indonesia dalam video yang dikirim kepada keluarganya. Foto: MPI/Andrian Supendi.
A A A
INDRAMAYU - Nasib pilu dialami seorang Tenaga Kerja Wanita ( TKW ) asal Indramayu, Jawa Barat, Turdem (40), yang bekerja di Arab Saudi .

Karena tak kuat menahan siksaan dia pun meminta tolong kepada Presiden Joko Widodo agar dipulangkan ke Indonesia.

TKW yang merupakan warga Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu itu ketakutan dan sudah tidak kuat lagi bekerja di Arab Saudi.

Baca juga: Tergiur Gaji Besar, TKW Asal Grobogan Jadi Korban Perdagangan Manusia di Arab Saudi

Bahkan, menurut pengakuan Turdem kepada pihak keluarga, dia sempat mendapat ancaman akan ditusuk oleh keponakan dari majikannya di sana.

Kondisi inilah yang kemudian memaksa Turdem membuat sebuah rekaman video berdurasi 58 detik untuk meminta tolong kepada Presiden Joko Widodo agar bisa memulangkannya ke Tanah Air.



Kuat dugaan, Turdem sendiri dikirimkan ke Arab Saudi secara unprosedural pada Februari 2022 lalu.

"Assalamualaikum, Pak Presiden tolong saya. Saya kerja di Saudi bertempat di Harja. Saya sudah gak kuat, aku kerja di sini 24 jam, aku di sini kurang makan, kurang tidur. Tolong aku Pak Presiden, tolong aku ingin pulang," ujar dia dalam rekaman video yang diterima MNC Portal Indonesia (MPI), Minggu (17/7/2022).

Mengetahui kondisi yang dialami Turdem, pihak keluarga pun akhirnya mengadu ke Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu.

Baca juga: 11 Tahun Putus Kontak, Keluarga TKW Indramayu di Arab Saudi Lapor Dukun

Pada kesempatan itu, ayah dari Turdem, Ribut (66), mengaku sangat khawatir dengan kondisi anak keduanya itu di sana, terlebih sudah adanya ancaman. Hal inilah yang membuat rasa khawatirnya menjadi bertambah, takut kejadian tidak diinginkan bakal menimpa anaknya tersebut.

Menurut Ribut, Turdem di Arab Saudi sudah seperti robot. Ia dipaksa bekerja nonstop 24 jam dan tidak diberi makan. Selain itu, majikannya juga sangat cerewet dan galak kepada Turdem.

"Di sana, anak saya kerja di majikan janda, cerewet, terus galak. Apalagi keponakannya sampai ngancam-ngancam anak saya," kata dia.

Ribut menyampaikan, ancaman tersebut berawal saat Turdem tengah membetulkan regulator kompor di rumah majikannya yang rusak.

Baca juga: Cerita Pilu Ai binti Entib: 11 Tahun Jadi TKW di Arab Saudi, Pulang Tak Bawa Uang tapi Depresi

Kemudian, lanjut dia, keponakan majikannya itu meminta agar Turdem membawakan semacam solatip. Namun, saat diberikan Turdem justru dimarahi.

"Katanya salah bukan itu, terus diambilkan barang lain juga salah, sampai diancam-ancam. Saya sangat berharap anak saya bisa dipulangkan," harap dia.

Sementara itu, SBMI Cabang Indramayu bakal membawa permasalahan PMI atau TKW yang mendapat ancaman tidak mengenakan di Arab Saudi itu ke ranah hukum sesuai dengan permintaan pihak keluarga.

Ketua SBMI Indramayu, Zaenuri menuturkan, sebelumnya pihaknya sudah melakukan somasi terhadap pihak sponsor. Namun, somasi itu tidak direspons sama sekali. "Sehingga kami akan menempuh jalur hukum dengan melapor ke Polres Indramayu," tegas dia.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Imigrasi Surabaya Gagalkan...
Imigrasi Surabaya Gagalkan Keberangkatan 18 Calon Haji Ilegal, Korban Rugi hingga Rp290 Juta
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
Indramayu Masuk Top...
Indramayu Masuk Top 5 Kinerja Terbaik Daerah Se-Indonesia, Bupati Lucky: Alhamdulillah
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Rekomendasi
The Rain Ajak Pengunjung...
The Rain Ajak Pengunjung PRJ 2026 Bernostalgia lewat Lagu 'Di Perantauan'
Inggris Hajar Kroasia...
Inggris Hajar Kroasia 4-2, Tuchel: Ini Bukan Identitas The Three Lions
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Berita Terkini
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved