95 Rumah di Enrekang Dapat Bantuan Bedah Rumah Senilai Rp3,8 Miliar
Rabu, 06 Juli 2022 - 20:05 WIB
loading...
Penandatanganan perjanjian kerja sama penyaluran bantuan stimulan rumah swadaya antara Disperkim Enrekang dan Bank Sulsebar, Rabu (6/7/2022). Foto: SINDOnews/Aris Bafauzi
A
A
A
ENREKANG - Sebanyak 95 rumah tak layak huni di Kabupaten Enrekang mendapat bantuan bedah rumah dengan total nilai Rp3,8 miliar. Dana tersebut bersumber dari Kementerian PUPR dan APBD Enrekang.
Pengerjaan program ini ditandai perjanjian kerja sama penyaluran bantuan yang diteken Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) Enrekang dan Bank Sulsebar Enrekang, di Aula Kantor Bupati Enrekang, Rabu (6/7/2022).
Baca juga:Pemprov Kucurkan Rp8 M Dukung Infrastruktur Jalan dan Wisata Buntu Macca Enrekang
Sulviah Dahaling, Kepala Disperkim Enrekang menyatakan, bantuan bedah rumah ini akan sangat bermanfaat bagi warga kurang mampu atau berpenghasilan rendah.
"Apalagi sekarang masih pendemi, tentu bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi mereka yang tercatat rumahnya dibedah. Tentu mengurangi dampak kekumuhan di Enrekang. Sekaligus program ini juga akan membantu pemulihan ekonomi masyarakat," ujar Sulviah.
Tak lupa Sulviah meminta semua pihak untuk bersama mengawal program bedah rumah berjalan dengan baik dan lancar. Adapun lima kecamatan yang warganya mendapat bantuan yakni Enrekang, Alla, Baroko, Masalle, dan Baraka.
Baca juga:315 PPPK di Kabupaten Enrekang Terima SK Pengangkatan
95 rumah yang dibedah, lanjut Sulviah, masing-masing pemilik rumah mendapat Rp40 juta biaya bahan dan ongkos pengerjaan. Dana tersebut disalurkan ke rekening Bank Sulselbar milik warga yang mendapat bantuan.
Kepala Bank Sulselbar Cabang Enrekang, A Muh Reza mengaku sangat mengapresiasi dan bersemangat Bank yang dipimpinnya ikut andil dalam program bedah rumah di Enrekang.
"Tentu kebanggaan bisa turut andil dalam program ini, Menyimpan dana bantuan warga yang mendapat bantuan. Jadi kita tak perlu membebani masyarakat," kata dia.
Baca juga:Selamat! Pemkab Enrekang Raih Opini WTP 4 Kali Berturut-turut
Reza menjelaskan, rekening yang dipegang masing-masing pemilik rumah tanpa setoran awal, bunga, dan biaya administrasi.
Penyaluran nantinya tetap bertahap dan adanya persetujuan dari Disperkim sebelum dana ditransfer atau ditarik dari rekening penerima. Jadi semua bantuan akan tersalurkan sepenuhnya untuk pembangunan rumah. Rencana pengerjaandimulai usai Idul Adha, dan diperkirakan kelar November 2022 mendatang.
Pengerjaan program ini ditandai perjanjian kerja sama penyaluran bantuan yang diteken Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) Enrekang dan Bank Sulsebar Enrekang, di Aula Kantor Bupati Enrekang, Rabu (6/7/2022).
Baca juga:Pemprov Kucurkan Rp8 M Dukung Infrastruktur Jalan dan Wisata Buntu Macca Enrekang
Sulviah Dahaling, Kepala Disperkim Enrekang menyatakan, bantuan bedah rumah ini akan sangat bermanfaat bagi warga kurang mampu atau berpenghasilan rendah.
"Apalagi sekarang masih pendemi, tentu bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi mereka yang tercatat rumahnya dibedah. Tentu mengurangi dampak kekumuhan di Enrekang. Sekaligus program ini juga akan membantu pemulihan ekonomi masyarakat," ujar Sulviah.
Tak lupa Sulviah meminta semua pihak untuk bersama mengawal program bedah rumah berjalan dengan baik dan lancar. Adapun lima kecamatan yang warganya mendapat bantuan yakni Enrekang, Alla, Baroko, Masalle, dan Baraka.
Baca juga:315 PPPK di Kabupaten Enrekang Terima SK Pengangkatan
95 rumah yang dibedah, lanjut Sulviah, masing-masing pemilik rumah mendapat Rp40 juta biaya bahan dan ongkos pengerjaan. Dana tersebut disalurkan ke rekening Bank Sulselbar milik warga yang mendapat bantuan.
Kepala Bank Sulselbar Cabang Enrekang, A Muh Reza mengaku sangat mengapresiasi dan bersemangat Bank yang dipimpinnya ikut andil dalam program bedah rumah di Enrekang.
"Tentu kebanggaan bisa turut andil dalam program ini, Menyimpan dana bantuan warga yang mendapat bantuan. Jadi kita tak perlu membebani masyarakat," kata dia.
Baca juga:Selamat! Pemkab Enrekang Raih Opini WTP 4 Kali Berturut-turut
Reza menjelaskan, rekening yang dipegang masing-masing pemilik rumah tanpa setoran awal, bunga, dan biaya administrasi.
Penyaluran nantinya tetap bertahap dan adanya persetujuan dari Disperkim sebelum dana ditransfer atau ditarik dari rekening penerima. Jadi semua bantuan akan tersalurkan sepenuhnya untuk pembangunan rumah. Rencana pengerjaandimulai usai Idul Adha, dan diperkirakan kelar November 2022 mendatang.
(luq)
Lihat Juga :