Dokter Palsu PT Pelni Jalani Sidang di Pengadilan Seorang Diri

Jum'at, 26 Juni 2020 - 09:05 WIB
loading...
Dokter Palsu PT Pelni...
Jelang sidang tuntutan kepada Sulaiman, terdakwa kasus pemalsuan dokumen ijazah dokter di PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero, ternyata kekeuh tak didampingi pengacara. Foto : SINDOnews/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Jelang sidang tuntutan kepada Sulaiman, terdakwa kasus pemalsuan dokumen ijazah dokter di PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero, ternyata kekeuh tak didampingi pengacara. Ia memilih menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Makassar seorang diri.

Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sulsel, Ridwan Sahputra, majelis hakim sebelumnya telah meminta terdakwa agar menunjuk pengacara. Namun, ditolak oleh terdakwa tanpa alasan yang spesifik. Baca : Ada Dokter Palsu di Pelni, ACC Desak Polisi-Jaksa Usut Dugaan Nepotismenya

"Majelis sudah minta agar dia didampingi pengacara, tapi yang bersangkutan justru menolak. Makanya kita juga heran. Karena sudah menjadi hak terdakwa untuk didampingi pengacara. Padahal kita ketahui setiap orang yang didakwa melakukan tindak pidana, diberikan hak untuk didampingi pengacara untuk kepentingan pembelaan diri terdakwa," tukas Ridwan kepada SINDOnews.

Ridwan mengatakan, kemungkinan besar terdakwa sudah pasrah dan tidak ingin mencari pembenaran atas perbuatannya. Olehnya hingga sidang memasuki tahap pemeriksaan terdakwa dan menjelang tuntutan. Terdakwa Sulaiman belum didampingi seorang pengacara atau konsultan hukum.

"Mungkin dia sudah tidak mau lagi mencari pembenaran dan mungkin dia sudah sadari kalau perbuatannya memang melanggar," tukasnya. Baca Juga : Gara-gara Salah Tulis Titel Rektor, Kedok Dokter Palsu PT Pelni Terbongkar
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Polda Metro Tetapkan...
Polda Metro Tetapkan Bos Travel Hanania Jadi Tersangka Kasus Penipuan Jemaah Umrah
Kasus Uang Palsu Black...
Kasus Uang Palsu Black Dolar, 2 WNA Liberia Ditangkap di Jakarta Barat
Tantri Kotak Siap Tempuh...
Tantri Kotak Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Ditipu Miliaran Rupiah
Ditipu Teman Sendiri,...
Ditipu Teman Sendiri, Tantri Kotak Ungkap Tabungan Pendidikan Anak Ikut Raib
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Rekomendasi
Kemendikdasmen Alihkan...
Kemendikdasmen Alihkan Pengelolaan KNIU ke Kementerian Kebudayaan, Fokus Perkuat Peran UNESCO
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei pada 9 Juli
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
Infografis
Cara Mengecek Status...
Cara Mengecek Status Akreditasi Perguruan Tinggi di BAN PT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved