Kepala BNPT: Kawasan Terpadu Nusantara Garut Bukti Negara Hadir Lawan Radikalisme
Minggu, 03 Juli 2022 - 21:21 WIB
loading...
Kepala BNPT, Komjen Pol Boy Rafli Amar memotong pita soft opening Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) seluas 10 hektare di Kecamatan Kadungora, Garut, Jawa Barat. Foto/Ist
A
A
A
GARUT - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar soft opening Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) seluas 10 hektare di Kecamatan Kadungora, Garut, Jawa Barat.
Kepala BNPT, Komjen Pol Boy Rafli Amar menjelaskan, KTN Garut ini merupakan bentuk negara hadir dalam proses deradikalisasi berbasiskan kesejahteraan dengan konsep pentahelix yang melibatkan banyak pihak. Keterlibatan banyak pihak dalam program KTN adalah simbol perlawanan terhadap virus intoleran terorisme yang menjadi musuh bersama.
Baca juga: BNPT Bangun Kawasan Terpadu Nusantara untuk Eks Narapidana Teroris di Temanggung
"Di dalam KTN ini melibatkan banyak pihak. Mengingat terorisme adalah musuh negara. Maka negara harus hadir dan semua pihak harus dilibatkan," katanya dikutip Minggu (3/7/2022).
Boy Rafli juga mengatakan pemilihan wilayah Garut di Jawa Barat menjadi salah satu lokasi pembangunan KTN adalah untuk menekan potensi yang mungkin saja muncul. Sehingga program seperti ini disiapkan untuk membangun kewaspadaan bersama terhadap radikalisme terorisme.
Kepala BNPT, Komjen Pol Boy Rafli Amar menjelaskan, KTN Garut ini merupakan bentuk negara hadir dalam proses deradikalisasi berbasiskan kesejahteraan dengan konsep pentahelix yang melibatkan banyak pihak. Keterlibatan banyak pihak dalam program KTN adalah simbol perlawanan terhadap virus intoleran terorisme yang menjadi musuh bersama.
Baca juga: BNPT Bangun Kawasan Terpadu Nusantara untuk Eks Narapidana Teroris di Temanggung
"Di dalam KTN ini melibatkan banyak pihak. Mengingat terorisme adalah musuh negara. Maka negara harus hadir dan semua pihak harus dilibatkan," katanya dikutip Minggu (3/7/2022).
Boy Rafli juga mengatakan pemilihan wilayah Garut di Jawa Barat menjadi salah satu lokasi pembangunan KTN adalah untuk menekan potensi yang mungkin saja muncul. Sehingga program seperti ini disiapkan untuk membangun kewaspadaan bersama terhadap radikalisme terorisme.
Lihat Juga :