Rembug Nasional APTISI, Prabowo Ungkap Pentingnya Pertahanan dan Swasembada Pangan

Sabtu, 02 Juli 2022 - 19:50 WIB
loading...
Rembug Nasional APTISI, Prabowo Ungkap Pentingnya Pertahanan dan Swasembada Pangan
Menhan Prabowo Subianto memberi pemaparan dalam Rembuk Nasional dan Rapat Pleno Pusat Pengurus ke-1 APTISI di Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, Bali, Sabtu (2/7/2022). Foto/Ist
A A A
NUSA DUA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memberi pemaparan dalam Rembuk Nasional dan Rapat Pleno Pusat Pengurus ke-1 Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) yang digelar di Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, Bali, Sabtu (2/7/2022).

Kegiatan diikuti para guru besar, pengurus perguruan tinggi swasta di seluruh Indonesia dan juga perwakilan mahasiswa.

Dalam pertemuan itu, Prabowo yang dikenal solutif memaparkan tentang pentingnya pertahanan negara dan swasembada pangan. Sebab menurutnya, menjadi negara yang kaya haruslah kuat.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pertahanan Indonesia yakni dengan membangun sumber daya manusia (SDM) melalui dunia pendidikan, seperti membangun prodi sarjana di Universitas Pertahanan (Unhan).

Upaya ini juga wujud Prabowo yang dikenal sebagai tokoh yang selalu memperjuangkan Indonesia yang adil dan makmur terus peduli dengan pendidikan anak-anak Indonesia. Sejalan dengan itu Menhan juga menjabarkan agar Indonesia harus memperkuat swasembada pangan. Di antaranya seperti penanaman gandum.

"Perang di Ukraina membuktikan bahwa kita tidak boleh tergantung sama pangan dari luar," katanya.

Baca juga: Menhan Prabowo: Pertahanan Teritorial Tulang Punggung Indonesia

Selain mewujudkan swasembada pangan, terobosan ini diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan. Karena itu, dia mengajak semua pihak, terutama generasi muda untuk peduli dengan pertahanan dan swasembada pangan.

Prabowo mengapresiasi ide APTISI yang menghadirkan edukasi pertahanan dalam kegiatan tersebut.

Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2368 seconds (11.97#12.26)