Holywings Minta Maaf, General Manager: Promosi Tak Diketahui Manajemen

Rabu, 29 Juni 2022 - 16:24 WIB
loading...
Holywings Minta Maaf,...
Manajemen Holywings temui Komisi B DPRD DKI Jakarta terkait kegaduhan promosi miras berbau SARA, Rabu (29/6/2022). Foto: MNC Portal Indonesia/Bachtiar Rojab
A A A
JAKARTA - General Manager Project Company Holywing s Yuli Setiawan meminta maaf kepada masyarakat usai perusahaannya membuat gaduh masyarakat terkait promosi miras berbau Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan ( SARA ). Menurutnya, promosi miras dengan nama Muhammad dan Maria, tanpa diketahui manajemen.

"Kami minta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia. Khususnya, kepada umat Islam dan Nasrani, maupun kepada seluruh umat beragama, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh kemasyarakatan dan organisasi-organisasi kemasyarakatan di Indonesia," ujar Yuli saat rapat dengan Komisi B DPRD DKI Jakarta, Rabu (29/6/2022).

Lebih lanjut, Yuli menuturkan, manajemen tidak menyadari adanya kelalaian yang dilakukan karyawannya. Sehingga, dia sadar tindakan tersebut tidak terpuji. Baca juga: 3 Outlet Holywings di Kabupaten Tangerang Ditutup Permanen

"Bahwa kami menyadari apa yang telah dilakukan tim kreatif atau promosi dari HW (Holywings) dan tidak diketahui pihak manajemen HW adalah tindakan yang tidak terpuji dan tidak dibenarkan yang menimbulkan kegaduhan di tengah-tengah masyarakat Indonesia," tuturnya.

Menurut Yuli, promosi tersebut sebenarnya telah berjalan selama tiga bulan. Dengan nama-nama yang kerap ditemukan di Indonesia. Sehingga, jika nama tersebut sama, pihak HW akan memberikan minuman gratis.



"Sudah berjalan selama tiga bulan dan satu minggu sekali dengan konsep nama-nama yaitu seperti contoh nama Tomi dan Bima. Apabila nama tersebut sesuai dengan ID atau KTP datang ke HW akan dapat free minuman sesuai yang ada dalam materi promosi," tuturnya.

Seperti diketahui, polisi terus mengembangkan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Holywings . Bukti-bukti penguat dicari guna membidik kemungkinan tersangka lain yang memiliki jabatan lebih tinggi di Holywings. Baca juga: 12 Outlet Holywings di Jakarta Resmi Ditutup Pemprov DKI

"Kami mencari alat bukti lain yang akan menguatkan kami terhadap kasus ini sampai ke tingkat yang lebih tinggi daripada Direktur Kreatif," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Budhi Herdi Susianto, Selasa 28 Juni 2022.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mantan Manajemen Buku...
Mantan Manajemen Buku Gibran End Game Diperiksa terkait Mikhael Sinaga
Ahmad Dhani Siap Laporkan...
Ahmad Dhani Siap Laporkan Hacker Instagramnya ke Polres Jaksel Hari Ini
Eks ART Jalani Pemeriksaan...
Eks ART Jalani Pemeriksaan Perdana Buntut Dugaan Penganiayaan Erin Wartia Hari Ini
Rekomendasi
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Messi Kejar Sejarah,...
Messi Kejar Sejarah, Aljazair Jadi Korban Pertama?
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved