Pemkab Luwu Utara Lakukan Percepatan Pembangunan Huntap Korban Banjir
Rabu, 29 Juni 2022 - 14:38 WIB
loading...
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani mengikuti rapat di Kantor Pusat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Foto: Protokoler Pemkab Luwu Utara
A
A
A
JAKARTA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menarget percepatan kelanjutan pembangunan hunian tetap (huntap) untuk penyintas banjir bandang, agar selesai pada Desember mendatang.
Hal itu Indah sampaikan saat Rapat Koordinasi di Kantor Pusat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyusul surat dari Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi terkait percepatan pemanfaatan bantuan stimulan rumah rusak di Luwu Utara.
Baca juga:Sekkab Lutra Ikuti Sosialisasi UU Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah
“Dari 1.005 unit rumah rusak berat, ada sekira 303 yang belum terbangun. Harapan kami sebagaimana target juga dari BNPB, akhir tahun ini sudah tuntas,” kata Indah di hadapan Jarwansah selaku Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi dan Aplikator Rumah Banua Tadulako (Rumbako), Rabu (29/6/2022).
“Prinsipnya, target yang telah ditetapkan kita harapkan tidak molor lagi, sebab saat ini lahannya sudah tersedia sambil jalan juga proses pematangan tepatnya di Desa Pombakka, Kecamatan Masamba. Untuk itu harapan kami bisa paralel nantinya dengan aplikator sebagai penyedia,” sambung bupati perempuan pertama di Sulsel ini.
Hal itu Indah sampaikan saat Rapat Koordinasi di Kantor Pusat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyusul surat dari Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi terkait percepatan pemanfaatan bantuan stimulan rumah rusak di Luwu Utara.
Baca juga:Sekkab Lutra Ikuti Sosialisasi UU Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah
“Dari 1.005 unit rumah rusak berat, ada sekira 303 yang belum terbangun. Harapan kami sebagaimana target juga dari BNPB, akhir tahun ini sudah tuntas,” kata Indah di hadapan Jarwansah selaku Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi dan Aplikator Rumah Banua Tadulako (Rumbako), Rabu (29/6/2022).
“Prinsipnya, target yang telah ditetapkan kita harapkan tidak molor lagi, sebab saat ini lahannya sudah tersedia sambil jalan juga proses pematangan tepatnya di Desa Pombakka, Kecamatan Masamba. Untuk itu harapan kami bisa paralel nantinya dengan aplikator sebagai penyedia,” sambung bupati perempuan pertama di Sulsel ini.
Lihat Juga :