Cegah Stunting, PIK 2 Hadirkan Si Melon di Teluk Naga Tangerang
Jum'at, 24 Juni 2022 - 10:55 WIB
loading...
Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bersama PIK 2 meluncurkan program Si Melon di Kecamatan Teluknaga dalam rangka mencegah dan menurunkan stunting. Foto: Ist
A
A
A
TANGERANG - Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang bersama Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 meluncurkan program Si Melon di Kecamatan Teluknaga. Program ini dalam rangka mendukung program pemerintah dalam mencegah dan menurunkan stunting .
Program Si Melon ini dilaksanakan selama 12 bulan mulai bulan Juni 2022 sampai dengan Mei 2023. Metode Si Melon yang merupakan kepanjangan dari "Masyarakat sEhat berkaLa menuju zerO stuNting" diharapkan dapat menurunkan angka stunting di desa-desa Kecamatan Teluknaga, yaitu Desa Muara, Desa Lemo, Desa Pangkalan, dan Desa Tegal Angus.
Baca juga: Kemendikbudristek Gencarkan Edukasi Turunkan Angka Balita Kurang Gizi
Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan PT Kukuh Mandiri Lestari PIK 2. Dalam hal ini PIK 2 mencoba melakukan terobosan baru dengan memperkenalkan ekosistem Si Melon, sebuah gerakan yang diciptakan dari desa-desa yang ada di Kecamatan Teluknaga.
Dalam program ini, Tim Community Development PIK 2 memberikan makanan tambahan kepada bayi di bawah usia 2 tahun, ibu hamil anemia, dan ibu hamil yang kekurangan energi kronis untuk mencegah lahirnya bayi stunting baru.
“Program Stunting Si Melon dari PIK 2 ini diharapkan akan menjadi role model dalam mengentaskan permasalahan stunting di Kabupaten Tangerang,” ujar Sekretaris Tim Percepatan dan Penurunan Stunting Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi, dalam keterangannya, Jumat (24/6/2022) .
Pada peluncuran Si Melon turut dihadiri Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Tangerang yang terdiri atas Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi, perwakikan dari Dinas Kesehatan, Tim Penggerak PKK, dan Tim Bappeda.
Program Si Melon ini dilaksanakan selama 12 bulan mulai bulan Juni 2022 sampai dengan Mei 2023. Metode Si Melon yang merupakan kepanjangan dari "Masyarakat sEhat berkaLa menuju zerO stuNting" diharapkan dapat menurunkan angka stunting di desa-desa Kecamatan Teluknaga, yaitu Desa Muara, Desa Lemo, Desa Pangkalan, dan Desa Tegal Angus.
Baca juga: Kemendikbudristek Gencarkan Edukasi Turunkan Angka Balita Kurang Gizi
Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan PT Kukuh Mandiri Lestari PIK 2. Dalam hal ini PIK 2 mencoba melakukan terobosan baru dengan memperkenalkan ekosistem Si Melon, sebuah gerakan yang diciptakan dari desa-desa yang ada di Kecamatan Teluknaga.
Dalam program ini, Tim Community Development PIK 2 memberikan makanan tambahan kepada bayi di bawah usia 2 tahun, ibu hamil anemia, dan ibu hamil yang kekurangan energi kronis untuk mencegah lahirnya bayi stunting baru.
“Program Stunting Si Melon dari PIK 2 ini diharapkan akan menjadi role model dalam mengentaskan permasalahan stunting di Kabupaten Tangerang,” ujar Sekretaris Tim Percepatan dan Penurunan Stunting Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi, dalam keterangannya, Jumat (24/6/2022) .
Pada peluncuran Si Melon turut dihadiri Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Tangerang yang terdiri atas Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi, perwakikan dari Dinas Kesehatan, Tim Penggerak PKK, dan Tim Bappeda.
Lihat Juga :