Horor! Motor Lori Ekspres Terjun ke Jurang Gara-gara Jalur Rel Peninggalan Belanda Putus

Rabu, 22 Juni 2022 - 14:28 WIB
loading...
Horor! Motor Lori Ekspres...
Moda tranportasi Motor Lori Ekspres terjun ke jurang gara-gara rel kereta peninggalan Belanda putus di Air Kepahiang, Lebong Tandai, Napal Putih, Bengkulu Utara, Bengkulu. Foto/MPI/Demon Fajri
A A A
BENGKULU UTARA - Horor! Moda transportasi tradisional, Motor Lori Ekspres (Molek) terjun ke jurang di Km 9 Air Kepahiang, Desa Lebong Tandai, Kecamatan Napal Putih, Bengkulu Utara, Bengkulu.

Gerbong molek itu terjun ke jurang, ketika melintasi salah satu jalur rel peninggalan Belanda yang putus di daerah tersebut.

Baca juga: Terputus 100 Meter, TNI Benahi Rel Lori Ekspres di Bengkuku Utara

Saat kejadian, masinis atau sopir kereta api mini itu membawa penumpang sekitar 10 orang beserta barang bawaan penumpang.

Seluruh penumpang berikut barang dan gerbong Molek terjatuh ke dalam jurang. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.

Kepala Desa Lebong Tandai, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara, Supriadi mengatakan, jalur rel kereta api peninggalan zaman Belanda tersebut sudah ada sejak lama.

Molek itu, kata Supriadi, terjatuh ketika melintasi jalan lurus rel. Sehingga masinis yang mengendarai Molek tidak begitu melihat kondisi rel yang putus dan patah tersebut.

Baca juga: Hendak Pelatihan, Mobil Rombongan Pelajar SMK Terjun ke Jurang

Dia menambahkan bahwa Molek yang terjatuh tersebut dari arah pusat Desa Lebong Tandai menuju ke Desa Air Tenang, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara.

Akibatnya, molek dan penumpang yang ada di dalam gerbong Molek terperosok di tepi jurang di Km 9 Air Kepahiang, Desa Lebong Tandai, Kecamatan Napal Putih.

"Diduga Molek over kapasitas. Ada penumpang dan barang-barang penumpang yang ikut terperosok ke dalam jurang," kata Supriadi, Rabu (22/6/2022).



Untuk jalur darat, sampai Supriadi, pada saat ini sulit di lalui kendaraan roda dua. Sebab jalur darat dipenuhi lumpur dan terdapat kayu di badan jalan.

"Musim hujan seperti saat ini, hanya bisa dilalui sepda motor tanpa ada beban atau penumpang. Jadi, kalau berboncengan susah, karena jalan berlumpur dan banyak kayu di badan jalan. Makanya jalur Molek digunakan untuk membawa penumpang atau warga ke Desa Lebong Tandai," pungkas Supriadi.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
Pramono Dukung PT KAI...
Pramono Dukung PT KAI Tangani Pelintasan Sebidang Tanpa Penjagaan
Rel Terendam Banjir,...
Rel Terendam Banjir, Calon Penumpang Kereta Rela Antre Refund Tiket di Stasiun Gambir
KRL dari Bogor hanya...
KRL dari Bogor hanya Sampai Manggarai dan Jayakarta Gegara Genangan Air di Stasiun Jakarta Kota
Mobil Pikap Terjun ke...
Mobil Pikap Terjun ke Jurang di Bogor, 4 Orang Luka-luka
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Rekomendasi
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Kisah Jalur KRL Jabodetabek,...
Kisah Jalur KRL Jabodetabek, Diawali Rute Tanjung Priok-Jatinegara Pada 1924
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved