Profil Mpok Nori, Seniman Asal Betawi yang Namanya Diabadikan di Bambu Apus
Rabu, 22 Juni 2022 - 12:16 WIB
loading...
A
A
A
Kedua orang tua Mpok Nori memang aktif menggeluti bidang kebudayaan Betawi. Mereka merupakan pemain rebab dan gendang yang kemudian membentuk grup Topeng Betawi yang bernama Gang Makyong. Kecintaan kepada seni budaya Betawi diwariskan Kenan dan Mak Kemah kepada anak-anaknya. Salah satu anak mereka, H. Nasir, yang merupakan kakak Mpok Nori, telah lebih dulu memulainya dengan menjadi seniman topeng.
Di umur 16 tahun, tepatnya pada tahun 1946, Mpok Nori menikah dengan seorang pemuda bernama Ungkung. Ia merupakan pemain tanjidor, sejenis orkestra khas Betawi. Keduanya dikaruniai enam orang anak, namun tiga anaknya meninggal dunia. Engkar Kamila Sari, salah seorang putri Mpok Nori, mengikuti jejaknya sebagai seniman Betawi.
Karier Mpok Nori dalam dunia seni Betawi dimulai dengan menjadi aktris bersama sahabatnya, H Muhammad Bokir, dengan mementaskan lenong Betawi. Melalui serial Pepesan Kosong, bersama Malih dan Bolot, Mpok Nori mulai dikenal dan kariernya juga kian pesat. Dari sanalah ia kemudian tampil di berbagai film lain, seperti Get Married, Jeritan Danau Terlarang, dan Sule Detektif Tokek. Baca juga: Anies Resmikan Puluhan Tokoh Betawi Jadi Nama Jalan, Berikut Nama-namanya
Tidak hanya di bidang akting, Mpok Nori juga memiliki kepiawaian di bidang kesenian lainnya, yaitu menyanyi dan bermain silat. Ia bahkan pernah melakukan rekaman dan merilis kaset berjudul ‘Sampah’. Berkat keahliannya ini, Mpok Nori pernah menjadi dosen kehormatan jurusan tari di LPKJ yang sekarang telah berubah menjadi Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Untuk melestarikan seni budaya Betawi, Mpok Nori mendirikan grup lenong Sinar Noray dan sebuah sanggar pendidikan seni Si Noray, yang kini diteruskan oleh anaknya.
Di umur 16 tahun, tepatnya pada tahun 1946, Mpok Nori menikah dengan seorang pemuda bernama Ungkung. Ia merupakan pemain tanjidor, sejenis orkestra khas Betawi. Keduanya dikaruniai enam orang anak, namun tiga anaknya meninggal dunia. Engkar Kamila Sari, salah seorang putri Mpok Nori, mengikuti jejaknya sebagai seniman Betawi.
Karier Mpok Nori dalam dunia seni Betawi dimulai dengan menjadi aktris bersama sahabatnya, H Muhammad Bokir, dengan mementaskan lenong Betawi. Melalui serial Pepesan Kosong, bersama Malih dan Bolot, Mpok Nori mulai dikenal dan kariernya juga kian pesat. Dari sanalah ia kemudian tampil di berbagai film lain, seperti Get Married, Jeritan Danau Terlarang, dan Sule Detektif Tokek. Baca juga: Anies Resmikan Puluhan Tokoh Betawi Jadi Nama Jalan, Berikut Nama-namanya
Tidak hanya di bidang akting, Mpok Nori juga memiliki kepiawaian di bidang kesenian lainnya, yaitu menyanyi dan bermain silat. Ia bahkan pernah melakukan rekaman dan merilis kaset berjudul ‘Sampah’. Berkat keahliannya ini, Mpok Nori pernah menjadi dosen kehormatan jurusan tari di LPKJ yang sekarang telah berubah menjadi Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Untuk melestarikan seni budaya Betawi, Mpok Nori mendirikan grup lenong Sinar Noray dan sebuah sanggar pendidikan seni Si Noray, yang kini diteruskan oleh anaknya.
(mhd)
Lihat Juga :