Pawai Ta’aruf Meriahkan Pembukaan MTQ ke-53 Batola
Senin, 20 Juni 2022 - 18:14 WIB
loading...
Lapangan Sepakbola Desa Simpang Nungki Kecamatan Cerbon Jumat (17/06/2022) sore dipenuhi massa. Kehadiran mereka untuk menyaksikan pawai ta’aruf dalam rangka Pembukaan Mushabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-53 pada 2022.
A
A
A
BARITO KUALA - Lapangan Sepakbola Desa Simpang Nungki Kecamatan Cerbon Jumat (17/06/2022) sore dipenuhi massa. Kehadiran mereka untuk menyaksikan pawai ta’aruf dalam rangka Pembukaan Mushabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-53 pada 2022 Tingkat Kabupaten Barito Kuala (Batola) yang digelar di Kecamatan Cerbon.
Pawai ta’aruf yang dimulai sekitar pukul 15.00 Wita ini diikuti ratusan peserta laki-laki dan perempuan yang terdiri dari 17 kafilah yang berasal dari 17 kecamatan se-Kabupaten Batola.
Diawali regu Drum Band Generasi Muda Selidah Marabahan masing-masing rombongan kafilah yang dipimpin masing-masing camat dan isteri beserta para anggota forkopimcam melintas di depan panggung utama MTQ tempat bupati dan para pejabat serta seluruh undangan berdiri.
Para kafilah tampak antusias mengikuti pawai. Mereka terlihat berlomba menampilkan kreasi yang terbaik di hadapan bupati dan undangan seperti menampilkan pakaian unik serta spanduk bertuliskan jargon maupun motto dari tekad mereka dalam bertanding.
Bahkan terdapat kecamatan yang ketika melintas sengaja menyerahkan sesuatu kepada bupati untuk menunjukan hasil karya atau ‘oleh-oleh’ sebagai wujud kecintaan dan penghormatan seperti dilakukan kafilah dari Kecamatan Tabunganen dan Kecamatan Marabahan. Sebenarnya pawai ta’aruf yang digelar ini merupakan kegiatan awal dimulainya pembukaan MTQ.
Pawai ta’aruf yang dimulai sekitar pukul 15.00 Wita ini diikuti ratusan peserta laki-laki dan perempuan yang terdiri dari 17 kafilah yang berasal dari 17 kecamatan se-Kabupaten Batola.
Diawali regu Drum Band Generasi Muda Selidah Marabahan masing-masing rombongan kafilah yang dipimpin masing-masing camat dan isteri beserta para anggota forkopimcam melintas di depan panggung utama MTQ tempat bupati dan para pejabat serta seluruh undangan berdiri.
Para kafilah tampak antusias mengikuti pawai. Mereka terlihat berlomba menampilkan kreasi yang terbaik di hadapan bupati dan undangan seperti menampilkan pakaian unik serta spanduk bertuliskan jargon maupun motto dari tekad mereka dalam bertanding.
Bahkan terdapat kecamatan yang ketika melintas sengaja menyerahkan sesuatu kepada bupati untuk menunjukan hasil karya atau ‘oleh-oleh’ sebagai wujud kecintaan dan penghormatan seperti dilakukan kafilah dari Kecamatan Tabunganen dan Kecamatan Marabahan. Sebenarnya pawai ta’aruf yang digelar ini merupakan kegiatan awal dimulainya pembukaan MTQ.