Aparat Periksa Nasi Uduk Aceh 77 Jual Olahan Babi di Muara Karang
Rabu, 15 Juni 2022 - 17:46 WIB
loading...
Aparat memeriksa warung nasi uduk Aceh 77 di Muara Karang, Jakarta Utara. Foto/SINDOnews/Yohannes Tobing
A
A
A
JAKARTA - Kontroversi Nasi Uduk Aceh 77 yang diduga mencampurkan olahan daging babi sebagai lauk pauk menggegerkan masyarakat. Pasalnya tempat makan tersebut menjual makanan non-halal namun membawa nama wilayah yang mayoritas warganya muslim.
Menanggapi hal ini, Sekertaris Kelurahan Pluit, Muhammad Djahruddin mengatakan pihaknya akan segera melakukan peninjauan ke lokasi tersebut dan berencana memasang stiker non halal. Baca juga: Viral! Warung Nasi Uduk di Muara Karang Sediakan Lauk Olahan Babi, Ini Penampakannya
Penempelan stiker ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada warga awam atau calon pembeli yang hendak mencari nasi gurih khas Aceh maupun yang menyantap hidangan nasi uduk aceh 77 yang berada di Muara Karang, Kelurahan Pluit.
”Menyikapi dari aduan masyarakat yang sudah isu berkembang di Pluit bawa rumah makan Nasi Uduk 77 bermenu B2 atau babi, nanti saya akan cek ke lokasi yang berbunyi nasi uduk Aceh bermenu babi,” kata Djahruddin, Rabu (15/6/2022).
Menurut Djahruddin untuk menghindari adanya keresahan di tengah masyarakat. Dirinya akan menghimbau kepada pemilik warung makan untuk membuang tulisan aceh yang bisa memicu keresahan publik.
Menanggapi hal ini, Sekertaris Kelurahan Pluit, Muhammad Djahruddin mengatakan pihaknya akan segera melakukan peninjauan ke lokasi tersebut dan berencana memasang stiker non halal. Baca juga: Viral! Warung Nasi Uduk di Muara Karang Sediakan Lauk Olahan Babi, Ini Penampakannya
Penempelan stiker ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada warga awam atau calon pembeli yang hendak mencari nasi gurih khas Aceh maupun yang menyantap hidangan nasi uduk aceh 77 yang berada di Muara Karang, Kelurahan Pluit.
”Menyikapi dari aduan masyarakat yang sudah isu berkembang di Pluit bawa rumah makan Nasi Uduk 77 bermenu B2 atau babi, nanti saya akan cek ke lokasi yang berbunyi nasi uduk Aceh bermenu babi,” kata Djahruddin, Rabu (15/6/2022).
Menurut Djahruddin untuk menghindari adanya keresahan di tengah masyarakat. Dirinya akan menghimbau kepada pemilik warung makan untuk membuang tulisan aceh yang bisa memicu keresahan publik.
Lihat Juga :