5 Pendemo Ricuh Dibebaskan, Kapolres: Kita Hanya Berikan Peringatan Keras

Rabu, 15 Juni 2022 - 16:35 WIB
loading...
5 Pendemo Ricuh Dibebaskan,...
Polisi telah membebaskan lima orang buruh yang diamankan saat tengah melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (15/6/2022) siang. Foto: MPI/Bachtiar Rojab
A A A
JAKARTA - Polisi telah membebaskan lima orang buruh yang diamankan saat tengah melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (15/6/2022) siang. Mereka sempat terlibat ricuh dengan pihak kepolisian.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin mengatakan, pihaknya sudah membebaskan lima orang buruh tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian hanya memberikan teguran keras terkait insiden di depan Gedung DPR, itu.

Baca juga: Gara-gara Kawat Berduri, Demo Buruh di DPR Ricuh

"Iya, tadi cuman kita amanin dan kita berikan peringatan keras karena dia mencoba menerobos pembatas," ujar Komarudin saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (15/6/2022).

Lebih lanjut, Komarudin menuturkan, massa buruh tersebut diamankan karena dianggap mencederai jalannya proses demonstrasi.

"Kita peringatkan keras, datanya sudah kita ambil, sudah kita amankan. Mengotori apa yang menjadi niatan dari para saudara saudara yang lain," terangnya.

Baca juga: Unjuk Rasa Buruh di DPR Bubarkan Diri, Lalin Kembali Normal

Kendati demikian, Komarudin mengimbau, agar masyarakat saling menghormati segala macam profesi yang bertugas. Baik itu, aparat maupun masa aksi di jalan. Karena, lancarnya aspirasi adalah hal yang utama dalam aksi unjuk rasa.

"Ini yang tentunya kita jaga, kita lakukan konsep pengamanan. Tugas kami adalah mengawal jalannya aksi sehingga tidak dicemari oleh tindakan tindakan yang over oleh siapapun," pungkasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, aksi demo buruh di depan Kompleks Parlemen Senayan atau Gedung DPR/MPR, sempat berlangsung ricuh. Terjadi gesekan antara petugas kepolisian dengan massa buruh lantaran pemasangan kawat berduri di depan gerbang yang ditutup.

Orator demo buruh memprotes aksi demo sudah dilakukan ribuan kali, tetapi kenapa harus dipasang kawat berduri. Saat itu, massa saling dorong dengan petugas kepolisian.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Cerita Ray Rangkuti...
Cerita Ray Rangkuti Negosiasi dengan Marinir sebelum Menduduki Gedung DPR pada Mei 1998
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
Rekomendasi
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Jadwal Lengkap Piala...
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved