221 Hewan Ternak di Kabupaten Tangerang Terpapar PMK
Rabu, 15 Juni 2022 - 09:32 WIB
loading...
Pemkab Tangerang menyatakan sebanyak 221 hewan ternak di Kabupaten Tangerang terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK).Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A
A
A
TANGERANG - Pemkab Tangerang menyatakan sebanyak 221 hewan ternak di Kabupaten Tangerang terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK) . Pemkab Tangerang terus berupaya melakukan sejumlah penanganan untuk mengatasi PMK terhadap hewan ternak tersebut.
"Hingga per tanggal 13 Juni 2022 total ada sebanyak 221 ekor hewan ternak tertular PMK. Sebanyak 692 ekor terancam terpapar PMK,” ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Asep Jatnika pada Rabu (15/6/2022).
Dia menjelaskan, adanya penambahan kasus PMK terhadap hewan ternak ini diketahui setelah dilakukan pemeriksaan secara intens ke sejumlah peternak dari 13 kecamatan di Kabupaten Tangerang.
Untuk hewan ternak yang terpapar PMK rata-rata menyerang sapi, kerbau, domba, dan kambing."Tingkat penularannya memang begitu cepat sehingga bisa menular terhadap hewan yang ada di sekitarnya," ujarnya.
Asep menuturkan, upaya yang dilakukan oleh satgas pengendalian dan penanganan penyakit yakni, langsung melakukan pemberian antipiretik, multivitamin, dan antibiotik terhadap hewan yang diindikasi terpapar PMK tersebut. Baca: 500 Sapi Terinfeksi PMK, DKP Kota Tangerang Perketat Pemeriksaan Hewan
"Hingga per tanggal 13 Juni 2022 total ada sebanyak 221 ekor hewan ternak tertular PMK. Sebanyak 692 ekor terancam terpapar PMK,” ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Asep Jatnika pada Rabu (15/6/2022).
Dia menjelaskan, adanya penambahan kasus PMK terhadap hewan ternak ini diketahui setelah dilakukan pemeriksaan secara intens ke sejumlah peternak dari 13 kecamatan di Kabupaten Tangerang.
Untuk hewan ternak yang terpapar PMK rata-rata menyerang sapi, kerbau, domba, dan kambing."Tingkat penularannya memang begitu cepat sehingga bisa menular terhadap hewan yang ada di sekitarnya," ujarnya.
Asep menuturkan, upaya yang dilakukan oleh satgas pengendalian dan penanganan penyakit yakni, langsung melakukan pemberian antipiretik, multivitamin, dan antibiotik terhadap hewan yang diindikasi terpapar PMK tersebut. Baca: 500 Sapi Terinfeksi PMK, DKP Kota Tangerang Perketat Pemeriksaan Hewan
Lihat Juga :