Begini Kronologi Pengeroyokan hingga Tabrak Bripka HY di Jaksel
Jum'at, 10 Juni 2022 - 18:28 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, pengemudi mobil, MAZ malah tancap gas meski sudah diberikan tembakan peringatan ke arah atas oleh polisi menggunakan peluru karet hingga menabrak anggota polisi, Bripka HY yang berada di atas motor dan terseret hingga lima meter. Polisi kembali melepaskan tembakan ke bagian kap mobil, tapi pelaku tetap tancap gas.
"Lalu, dilakukan tembakan berikutnya ke arah kaca belakang dan pada saat itu, mungkin sopirnya kaget akhirnya menghantam trotoar dan baru berhenti kendaraannya," jelasnya.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit mengungkapkan, sebelumnya para pelaku itu sempat ke kafe untuk minum-minum hingga akhirnya bertemu dengan korban di lokasi kejadian. Di situ, terjadilah dugaan kasus pengeroyokan dengan korbannya DKR dan terjadi aksi perlawanan terhadap petugas hingga berujung aksi tabrak polisi dengan korban, Bripka HY.
"Dia sempat berpindah tempat dari beberapa kafe dan mengonsumsi alkohol sehingga cukup terganggu kesadaran dia, jadi seperti itu dia ambil keputusan-keputusan seperti itu," katanya. Baca juga: Bripka HY Retak Tulang karena Terseret 5 Meter, Begini Respons Kapolres Jaksel
Dia menambahkan, aksi pengeroyokan itu sejatinya korban dan para pelaku saling mengenal. Aksi pengeroyokan terhadap korban oleh para pelaku itu bermotif saling bully, saling cemburu, dan berebut cowok di antara korban serta pelaku yang juga sama-sama berjenis kelamin perempuan.
"Lalu, dilakukan tembakan berikutnya ke arah kaca belakang dan pada saat itu, mungkin sopirnya kaget akhirnya menghantam trotoar dan baru berhenti kendaraannya," jelasnya.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit mengungkapkan, sebelumnya para pelaku itu sempat ke kafe untuk minum-minum hingga akhirnya bertemu dengan korban di lokasi kejadian. Di situ, terjadilah dugaan kasus pengeroyokan dengan korbannya DKR dan terjadi aksi perlawanan terhadap petugas hingga berujung aksi tabrak polisi dengan korban, Bripka HY.
"Dia sempat berpindah tempat dari beberapa kafe dan mengonsumsi alkohol sehingga cukup terganggu kesadaran dia, jadi seperti itu dia ambil keputusan-keputusan seperti itu," katanya. Baca juga: Bripka HY Retak Tulang karena Terseret 5 Meter, Begini Respons Kapolres Jaksel
Dia menambahkan, aksi pengeroyokan itu sejatinya korban dan para pelaku saling mengenal. Aksi pengeroyokan terhadap korban oleh para pelaku itu bermotif saling bully, saling cemburu, dan berebut cowok di antara korban serta pelaku yang juga sama-sama berjenis kelamin perempuan.
(mhd)
Lihat Juga :