2 Pekan PSBB Transisi, Anies Sebut Tak Ada Lonjakan Kasus Positif COVID-19

Selasa, 23 Juni 2020 - 19:06 WIB
loading...
2 Pekan PSBB Transisi,...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, selama penerapan PSBB transisi memastikan tidak ada lonjakan kasus positif COVID-19 yang signifikan. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tidak ada lonjakan kasus positif COVID-19 yang signifikan setelah dua pekan penerapan masa PSBB Transisi. Mayoritas masyarakat Jakarta dinilai sudah patuh terhadap protokol kesehatan COVID-19.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, selama penerapan PSBB transisi angka pelanggaran tidak meningkat tajam. Menurut dia, meski ada satu dua pelanggaran, secara umum masyarakat sudah mentaati protokol kesehatan COVID-19. (Baca juga; Beroperasi Saat PSBB Transisi, DKI Segel Spa dan Tempat Karaoke )

"Selama dua pekan terakhir juga tidak ada kenaikan kasus positif COVID-19 yang signifikan. Jumlah pelanggaran yang besar akan terlihat dari data epidemiologi dan angka pasien positif COVID-19 akan semakin banyak," kata Anies di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (23/6/2020)

Kendati demikian, Anies mengakui masih terjadi pelanggaran di beberapa tempat. Hal itu disebabkan terbatasnya jumlah petugas Satpol PP. Untuk itu, Anies sore ini melepas sebanyak dua ribu aparatur sipil negara (ASN) untuk melaksanakan kegiatan pengawasan dan penindakan atas ketentuan terkait PSBB di masa transisi.

Dua ribu ASN itu akan berkeliling ke permukiman dan menegur warga yang kedapatan melanggar aturan. Pelaksanaannya berada di bawah koordinasi Satpol PP. "Harapannya mereka bisa mendatangi tempat-tempat strategis. Mudah-mudahan bisa mengendalikan penularan COVID-19 di Jakarta," ungkapnya.

Berdasarkan situs corona.jakarta.go.id, hari ini terdapat penambahan jumlah kasus positif Covid-19 sebanyak 166 kasus. Jumlah kumulatif kasus positif di wilayah DKI Jakarta sebanyak 10.123 kasus. Dari jumlah tersebut, 5.228 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 619 orang meninggal dunia. (Baca juga; Belum Dievaluasi, DPRD DKI Minta CFD Dihentikan )

Sebanyak 1.319 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.957 orang melakukan self isolation di rumah. Sedangkan, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 24.670 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 16.900 orang.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Pramono Anung Resmikan...
Pramono Anung Resmikan Mayapada Hospital Jakarta Timur, Fokus Layani Ibu dan Anak
KJP Plus Tahap 1 2026...
KJP Plus Tahap 1 2026 Sudah Cair, Cek Rincian Dana yang Diterima Siswa
Rekomendasi
Elma Agustin Buka Suara...
Elma Agustin Buka Suara Soal Tak Diajak Reuni Princess, Singgung Cara Komunikasi
Pemerintah Bebaskan...
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor Komponen Pesawat dan LPG Petrokimia
BTS Pecahkan Rekor Spotify,...
BTS Pecahkan Rekor Spotify, Jadi Artis Pertama dengan 6 Video Musik di Top 10 Global
Berita Terkini
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia Melonjak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved