Fortuner Tabrak Pemotor di Kalimalang Ternyata Rekayasa untuk Klaim Asuransi
Senin, 06 Juni 2022 - 13:50 WIB
loading...
Polisi mengungkap kecelakaan melibatkan mobil Fortuner menabrak pengendara motor hingga terpental ke Sungai Kalimalang, ternyata rekayasa. Foto: MPI/Jonathan Simanjuntak
A
A
A
BEKASI - Kasus kecelakaan melibatkan mobil Fortuner menabrak pengendara motor hingga terpental ke Sungai Kalimalang , ternyata rekayasa. Belakangan, polisi mengungkap rekayasa dilakukan untuk mengklaim asuransi.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan, kasus tersebut bermula dari adanya laporan terkait kecelakaan lalu lintas dengan melibatkan dua korban pemotor.
Baca juga: Fortuner Tabrak Pemotor di Bekasi hingga Terpental ke Kalimalang, 1 Belum Ditemukan
Polisi pun langsung melakukan pencarian terhadap satu korban yang diduga terpental ke Sungai Kalimalang dari laporan tersebut.
"Dari hasil penyelidikan, baik secara saintifik, kemudian data-data lapangan, Polsek Cikarang Selatan dan Satlantas Polrestro Bekasi menyatakan dan menyimpulkan, memastikan bahwa kejadian kemarin adalah bukan kejadian sesungguhnya, tapi merupakan kejadian yang direkayasa," kata Kombes Gidion, di Jalan Inspeksi Kalimalang, Kabupaten Bekasi, Senin (6/6/2022).
Gidion menyebut kejadian tersebut diinisiasi oleh dalang utama bernama Wahyu Suhada (35). Wahyu kemudian mengajak tiga tersangka lainnya, yakni Abdil Mulki (37), Dena Surya (25), dan Asep Riak, dalam perannya masing-masing untuk memuluskan kasus rekayasanya.
"Kenapa mereka melakukan perbuatan tersebut adalah untuk mendapatkan klaim asuransi," jelas Gidion.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan, kasus tersebut bermula dari adanya laporan terkait kecelakaan lalu lintas dengan melibatkan dua korban pemotor.
Baca juga: Fortuner Tabrak Pemotor di Bekasi hingga Terpental ke Kalimalang, 1 Belum Ditemukan
Polisi pun langsung melakukan pencarian terhadap satu korban yang diduga terpental ke Sungai Kalimalang dari laporan tersebut.
"Dari hasil penyelidikan, baik secara saintifik, kemudian data-data lapangan, Polsek Cikarang Selatan dan Satlantas Polrestro Bekasi menyatakan dan menyimpulkan, memastikan bahwa kejadian kemarin adalah bukan kejadian sesungguhnya, tapi merupakan kejadian yang direkayasa," kata Kombes Gidion, di Jalan Inspeksi Kalimalang, Kabupaten Bekasi, Senin (6/6/2022).
Gidion menyebut kejadian tersebut diinisiasi oleh dalang utama bernama Wahyu Suhada (35). Wahyu kemudian mengajak tiga tersangka lainnya, yakni Abdil Mulki (37), Dena Surya (25), dan Asep Riak, dalam perannya masing-masing untuk memuluskan kasus rekayasanya.
"Kenapa mereka melakukan perbuatan tersebut adalah untuk mendapatkan klaim asuransi," jelas Gidion.
Lihat Juga :