152 Pekerja Migran Asal Malaysia dan 40 Asal Papua Di-Rapid Test
Selasa, 23 Juni 2020 - 15:55 WIB
loading...
Sebanyak 152 pekerja migran asal Malaysia dan Papua dirapid test.Foto/ist
A
A
A
SURABAYA - Jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tiba di Jatim kembali bertambah. Per hari Ini mencapai 2.554 PMI asal Jatim yang telah difasilitasi rapid test sebelum dibantu kepulangannya hingga kampung halaman.
Terbaru, kemarin Senin (22/6/2020) sebanyak 152 PMI asal Malaysia kembali tiba di Bandara Juanda, Sidoarjo. (Baca juga: TKA China Nyaris Disandera Pendemo di Bandara Haluoleo Sultra )
Dari jumlah tersebut, mayoritas dari Madura sebanyak 88 orang, meliputi Bangkalan 12 orang, Sampang 39 orang, Pamekasan 28 orang dan Sumenep 9 orang. Selebihnya PMI tersebut berasal dari beberapa daerah lain, termasuk 14 orang berasal dari luar Jatim.
Sebagaimana protokol kesehatan yang berlaku, 152 PMI segera dilakukan rapid test sesaat setelah landing di Bandara Juanda. Hasilnya, tidak ada satu pun PMI yang ditemukan reaktif.
Kondisi yang demikian itu berbeda dengan hasil pemeriksaan terhadap 40 pekerja Papua asal Jatim yang juga tiba di Surabaya Senin (22/6/2020) pagi melalui Pelabuhan Tanjung Perak. Terdapat satu diantaranya yang reaktif.
"PMI yang datang kembali ke Jatim maupun yang dari luar pulau selalu kita tes cepat. Untuk yang dari Malaysia alhamdulillah semua negatif. Sedangkan hasil pemeriksaan rapid test pekerja Papua, 39 orang dinyatakan non reaktif dan satu orang ditemukan reaktif. Setelah dites ulang dan hasilnya masih reaktif, pekerja tersebut akhirnya diantar ke RSUD dr Soetomo untuk dilakukan pemeriksaan swab PCR," kata Gubernur Khofifah, Selasa (23/6/2020).
Berdasar data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim, sejak Maret hingga 22 Juni 2020, jumlah PMI yang pulang ke Jatim telah mencapai sebanyak 3.431 orang. (Baca juga: 2 Pengusaha Palsu Tipu Podusen Beras Hingga Puluhan Juta )
Terbaru, kemarin Senin (22/6/2020) sebanyak 152 PMI asal Malaysia kembali tiba di Bandara Juanda, Sidoarjo. (Baca juga: TKA China Nyaris Disandera Pendemo di Bandara Haluoleo Sultra )
Dari jumlah tersebut, mayoritas dari Madura sebanyak 88 orang, meliputi Bangkalan 12 orang, Sampang 39 orang, Pamekasan 28 orang dan Sumenep 9 orang. Selebihnya PMI tersebut berasal dari beberapa daerah lain, termasuk 14 orang berasal dari luar Jatim.
Sebagaimana protokol kesehatan yang berlaku, 152 PMI segera dilakukan rapid test sesaat setelah landing di Bandara Juanda. Hasilnya, tidak ada satu pun PMI yang ditemukan reaktif.
Kondisi yang demikian itu berbeda dengan hasil pemeriksaan terhadap 40 pekerja Papua asal Jatim yang juga tiba di Surabaya Senin (22/6/2020) pagi melalui Pelabuhan Tanjung Perak. Terdapat satu diantaranya yang reaktif.
"PMI yang datang kembali ke Jatim maupun yang dari luar pulau selalu kita tes cepat. Untuk yang dari Malaysia alhamdulillah semua negatif. Sedangkan hasil pemeriksaan rapid test pekerja Papua, 39 orang dinyatakan non reaktif dan satu orang ditemukan reaktif. Setelah dites ulang dan hasilnya masih reaktif, pekerja tersebut akhirnya diantar ke RSUD dr Soetomo untuk dilakukan pemeriksaan swab PCR," kata Gubernur Khofifah, Selasa (23/6/2020).
Berdasar data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim, sejak Maret hingga 22 Juni 2020, jumlah PMI yang pulang ke Jatim telah mencapai sebanyak 3.431 orang. (Baca juga: 2 Pengusaha Palsu Tipu Podusen Beras Hingga Puluhan Juta )
Lihat Juga :