Aktivitas Sesar Lokal Akibatkan 18 Gempa Bumi di Jabar
Jum'at, 03 Juni 2022 - 10:59 WIB
loading...
BMKG mencatat sepanjang Mei 2022 Jawa Barat alami 64 kali gempa bumi, di mana 18 di antaranya akibat sesar lokal. Foto/BMKG
A
A
A
BANDUNG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sepanjang Mei 2022, Jawa Barat alami 64 kali gempa bumi. Dari jumlah itu, sebanyak 18 gempa bumi terjadi di darat akibat aktivitas sesar lokal.
Kepala BMKG Stasiun Bandung, Teguh Rahayu mengatakan, dari peta distribusi episenter gempa bumi periode bulan Mei 2022, terlihat 39 kejadian gempa bumi terjadi di laut.
Baca juga: Kabupaten Bandung Diguncang Gempa 3,4 SR, Akibat Sesar Lokal
Kejadian di laut tersebar di selatan Pulau Jawa, sebagai akibat dari subduksi pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia.
"Sedangkan 18 gempa bumi terjadi di darat dengan kedalaman dangkal sebagai aktivitas sesar lokal. Sedangkan tujuh gempa bumi lainnya terjadi juga di darat namun diakibatkan dari adanya subduksi pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia, " katanya, Jumat (3/6/2022).
Kejadian gempa bumi terjadi dengan kedalaman yang bervariasi pada rentang 2 hingga 228 km. Sedangkan untuk magnitudo gempa bumi terbesar yang tercatat adalah 4,6 dan Magnitudo terkecil yang tercatat adalah 1,4.
Sepanjang Mei 2022 terdapat 2 kali kejadian gempa bumi dirasakan. Salah satunya gempabumi dirasakan dengan magnitudo terbesar terjadi pada tanggal 09 Mei 2022 di wilayah Pangandaran, Jawa Barat.
Kepala BMKG Stasiun Bandung, Teguh Rahayu mengatakan, dari peta distribusi episenter gempa bumi periode bulan Mei 2022, terlihat 39 kejadian gempa bumi terjadi di laut.
Baca juga: Kabupaten Bandung Diguncang Gempa 3,4 SR, Akibat Sesar Lokal
Kejadian di laut tersebar di selatan Pulau Jawa, sebagai akibat dari subduksi pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia.
"Sedangkan 18 gempa bumi terjadi di darat dengan kedalaman dangkal sebagai aktivitas sesar lokal. Sedangkan tujuh gempa bumi lainnya terjadi juga di darat namun diakibatkan dari adanya subduksi pertemuan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia, " katanya, Jumat (3/6/2022).
Kejadian gempa bumi terjadi dengan kedalaman yang bervariasi pada rentang 2 hingga 228 km. Sedangkan untuk magnitudo gempa bumi terbesar yang tercatat adalah 4,6 dan Magnitudo terkecil yang tercatat adalah 1,4.
Sepanjang Mei 2022 terdapat 2 kali kejadian gempa bumi dirasakan. Salah satunya gempabumi dirasakan dengan magnitudo terbesar terjadi pada tanggal 09 Mei 2022 di wilayah Pangandaran, Jawa Barat.
Lihat Juga :