Jalur Lalu Lintas Pantai Losari Bakal Kembali Berubah, Begini Skemanya
Kamis, 02 Juni 2022 - 23:23 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, Jalan Haji Bau yang sebelumnya dari arah timur ke barat bakal berubah dari barat ke timur. Jalan Lamadukelleng juga nantinya bakal berbalik arah dari utara ke selatan berubah menjadi dari selatan ke utara.
Kemacetan yang semakin meresahkan masyarakat menjadi salah satu faktor penyebab rekayasa lalu lintas ini perlu dilakukan. Sehingga dia berharap bahwa perubahan arus ini sedikitnya bisa mengurai kemacetan di kawasan tersebut.
"Kami mulai rekayasa lalin di situ karena di situ padat kendaraan, sering digelar event. Masyarakat kita itu masih terpaku bahwa daerah yang wajib dikunjungi itu Pantai Losari ," bebernya.
Untuk tahap awal simulasi, akan dimulai dari Jalan Pasar Ikan menuju ke Jalan Penghibur-Haji Bau dan Lamadukelleng.
Jika nanti hasilnya dinilai lebih efektif dan efisien dibandingkan jalur yang ada saat ini maka jalur ini akan diberlakukan secara paten saat perhelatan Makassar international eight festival and forum (F8) mendatang.
"Sekarang ini ada 7 titik kemacetan. Pada 2018, hanya ada satu titik kemacetan, dan itu sudah dikaji oleh ahlinya," pungkas Iman.
Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, berujar perubahan jalur lalin ini sudab mempertimbangkan hasil kajian bersama tenaga ahli dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. Hasilnya, diprediksi akan terjadi bangkitan transportasi sebagai dampak masifnya pembangunan perumahan di kawasan pesisir.
Kemacetan yang semakin meresahkan masyarakat menjadi salah satu faktor penyebab rekayasa lalu lintas ini perlu dilakukan. Sehingga dia berharap bahwa perubahan arus ini sedikitnya bisa mengurai kemacetan di kawasan tersebut.
"Kami mulai rekayasa lalin di situ karena di situ padat kendaraan, sering digelar event. Masyarakat kita itu masih terpaku bahwa daerah yang wajib dikunjungi itu Pantai Losari ," bebernya.
Untuk tahap awal simulasi, akan dimulai dari Jalan Pasar Ikan menuju ke Jalan Penghibur-Haji Bau dan Lamadukelleng.
Jika nanti hasilnya dinilai lebih efektif dan efisien dibandingkan jalur yang ada saat ini maka jalur ini akan diberlakukan secara paten saat perhelatan Makassar international eight festival and forum (F8) mendatang.
"Sekarang ini ada 7 titik kemacetan. Pada 2018, hanya ada satu titik kemacetan, dan itu sudah dikaji oleh ahlinya," pungkas Iman.
Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, berujar perubahan jalur lalin ini sudab mempertimbangkan hasil kajian bersama tenaga ahli dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. Hasilnya, diprediksi akan terjadi bangkitan transportasi sebagai dampak masifnya pembangunan perumahan di kawasan pesisir.
Lihat Juga :