Profil Kompol Erna Ruswing Andari, Humas Polres Bekasi yang Telaten Dampingi Pecandu Narkoba
Rabu, 01 Juni 2022 - 13:17 WIB
loading...
A
A
A
”Selama berpindah-pindah itu, saya sangat menikmati tugas tersebut,” kata Erna kepada SINDOnews, Rabu (1/6/2022). Baca juga: Profil Bripda Maharani, Polwan Cantik Mantan Putri Pariwisata
Pada tahun 2000, Erna memutuskan untuk menempuh pendidikan perwira Ciputat selama satu tahun. Selesai menempuh pendidikan Erna mulai berdinas di Farma Disiwi Badan Narkotika Nasional (BNN) selama tiga tahun.
”Pengalaman saya di BNN mungkin paling menarik, karena saya melihat begitu banyaknya anak muda yang ketergantungan dengan barang haram berbahaya itu. Tugas saya disitu sebagai pembina untuk anak-anak pengguna narkoba yang mau sembuh,” ungkapnya.
Namun pada saat bertugas di BNN, Erna menyayangkan tidak adanya peranan dari orang terdekat anak-anak untuk membantu keluar dari jerat narkoba. Miris karena kebanyakan yang direhabilitasi usianya rata-rata 15 sampai 16 tahun. Baca juga: Profil Polwan Cantik Berhijab, Nomor 3 Pernah Jadi Pasukan PBB
”Mereka ini rata-rata pelajar yang putus sekolah. Tapi saya mengganggap mereka sebagai anak. Jadi melayani mereka dengan kasih sayang,” cerita Erna. Meski di Humas, Erna tetap terus melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba.
Pada tahun 2000, Erna memutuskan untuk menempuh pendidikan perwira Ciputat selama satu tahun. Selesai menempuh pendidikan Erna mulai berdinas di Farma Disiwi Badan Narkotika Nasional (BNN) selama tiga tahun.
”Pengalaman saya di BNN mungkin paling menarik, karena saya melihat begitu banyaknya anak muda yang ketergantungan dengan barang haram berbahaya itu. Tugas saya disitu sebagai pembina untuk anak-anak pengguna narkoba yang mau sembuh,” ungkapnya.
Namun pada saat bertugas di BNN, Erna menyayangkan tidak adanya peranan dari orang terdekat anak-anak untuk membantu keluar dari jerat narkoba. Miris karena kebanyakan yang direhabilitasi usianya rata-rata 15 sampai 16 tahun. Baca juga: Profil Polwan Cantik Berhijab, Nomor 3 Pernah Jadi Pasukan PBB
”Mereka ini rata-rata pelajar yang putus sekolah. Tapi saya mengganggap mereka sebagai anak. Jadi melayani mereka dengan kasih sayang,” cerita Erna. Meski di Humas, Erna tetap terus melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba.
(ams)
Lihat Juga :