Noormiliyani Buka Pelatihan Operator Desa/Kelurahan
Selasa, 31 Mei 2022 - 18:01 WIB
loading...
Dinas Sosial menggelar workshop teknis Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) bagi Operator Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Barito Kuala, Senin (30/5/2022).
A
A
A
MARABAHAN - Dinas Sosial menggelar Workshop Teknis Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) bagi Operator Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Barito Kuala. Workshop dibuka Bupati Noormiliyani AS di Aula Selidah Setdakab Barito Kuala, Senin (30/5/2022).
Kegiatan yang menghadirkan pemateri dari Kementerian Sosial (Kemensos) Kapusdatin Kemensos RI Prof Agus Zainal Arifin ini juga dihadiri Wakil Bupati Rahmadian Noor, Sekda Zulkipli Yadi Noor, Asisten Bidang Pemerintahan Suyud Sugiono, Kadinsos Fuad Syekh, para pimpinan SKPD terkait, para camat, Ketua MUI, dan para kades.
Kadinsos Barito Kuala Fuad Syekh mengutarakan, kegiatan dilaksanakan sebagai implementasi keputusan bersama dari tiga kementerian yakni Kementerian Sosial, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Keuangan dalam percepatan pemutakhiran DTKS oleh pemerintah daerah.
“Karena itu kita rasa penting dilakukan workshop ini agar operator desa/kelurahan dapat menjalankan tugasnya dengan optimal,” ujarnya.
Bupati Noormiliyani AS dalam sambutannya mengatakan, penanganan kemiskinan menjadi program prioritas dalam pembangunan di Barito Kuala. Karenanya ia minta data DTKS dapat diperbarui agar lebih mutakhir dan bantuan yang diberikan bisa lebih akurat dan tepat sasaran. Bupati wanita pertama di Kalsel ini menyebut, DTKS sangat penting untuk mengentaskan masyarakat dari kemiskinan.
Karena itulah verifikasi dan validasi data yang solid sangat penting untuk menjamin pemerataan keadilan pembangunan dan terpenuhinya hak warga miskin. “Saya berharap dalan workshop ini ada komunikasi dua arah dengan narasumber agar apa yang menjadi kendala di lapangan selama ini dapat teratasi,” tegasnya.
Di kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan sosial kepada penyandang disabilitas dan lansia sebanyak 5 kursi roda dan 150 sembako. Penyerahan dilakukan secara simbolis dari bupati kepada tiga penerima sembako dan kursi roda. Kepada para penerima bupati berharap bantuan yang diberikan bisa meringankan sedikit beban.
Kegiatan yang menghadirkan pemateri dari Kementerian Sosial (Kemensos) Kapusdatin Kemensos RI Prof Agus Zainal Arifin ini juga dihadiri Wakil Bupati Rahmadian Noor, Sekda Zulkipli Yadi Noor, Asisten Bidang Pemerintahan Suyud Sugiono, Kadinsos Fuad Syekh, para pimpinan SKPD terkait, para camat, Ketua MUI, dan para kades.
Kadinsos Barito Kuala Fuad Syekh mengutarakan, kegiatan dilaksanakan sebagai implementasi keputusan bersama dari tiga kementerian yakni Kementerian Sosial, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Keuangan dalam percepatan pemutakhiran DTKS oleh pemerintah daerah.
“Karena itu kita rasa penting dilakukan workshop ini agar operator desa/kelurahan dapat menjalankan tugasnya dengan optimal,” ujarnya.
Bupati Noormiliyani AS dalam sambutannya mengatakan, penanganan kemiskinan menjadi program prioritas dalam pembangunan di Barito Kuala. Karenanya ia minta data DTKS dapat diperbarui agar lebih mutakhir dan bantuan yang diberikan bisa lebih akurat dan tepat sasaran. Bupati wanita pertama di Kalsel ini menyebut, DTKS sangat penting untuk mengentaskan masyarakat dari kemiskinan.
Karena itulah verifikasi dan validasi data yang solid sangat penting untuk menjamin pemerataan keadilan pembangunan dan terpenuhinya hak warga miskin. “Saya berharap dalan workshop ini ada komunikasi dua arah dengan narasumber agar apa yang menjadi kendala di lapangan selama ini dapat teratasi,” tegasnya.
Di kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan sosial kepada penyandang disabilitas dan lansia sebanyak 5 kursi roda dan 150 sembako. Penyerahan dilakukan secara simbolis dari bupati kepada tiga penerima sembako dan kursi roda. Kepada para penerima bupati berharap bantuan yang diberikan bisa meringankan sedikit beban.
Lihat Juga :