Sinkronisasi Data Penumpang, Nakhoda hingga Pemilik KM Ladang Pertiwi Diperiksa

Selasa, 31 Mei 2022 - 01:24 WIB
loading...
Sinkronisasi Data Penumpang,...
KN SAR Kamajaya mengevakuasi sekaligus membawa total empat orang terkait insiden tenggelamnya KM Ladang Pertiwi di Selat Makassar. Selanjutnya mereka akan diperiksa oleh pihak Polda Sulsel. Foto/SINDOnews/Ansar Jumasang
A A A
MAKASSAR - Kapal Negara (KN) SAR Kamajaya membawa empat orang terkait atas insiden tenggelamnya Kapal Motor (KM) Ladang Pertiwi di Selat Makassar. Mereka tiba Senin (30/5/2022) malam sekira pukul 22.15 WITA untuk menjalani pemeriksaan oleh kepolisian, khususnya untuk mensinkronkan manifes atau jumlah penumpang kapal nahas tersebut.

Kepala Operasional Basarnas Makassar, Muhammad Rizal, membenarkan adanya empat orang yang dibawa ke Makassar untuk menjalani pemeriksaan. Mereka akan diperiksa oleh pihak Polda Sulsel. Dua di antaranya adalah korban kapal tenggelam , masing-masing yakni nakhoda alias juragan KM Ladang Pertiwi, Supriadi dan seorang ABK, Mahfud.

Baca Juga: Operasi SAR untuk KM Ladang Pertiwi: 31 Penumpang Selamat, 11 Masih Hilang

Adapun dua orang lainnya yakni pemilik KM Ladang Pertiwi, H Saiful, dan kepala desa di Pulau Pamantauang, Muh Basit. Rizal menjelaskan tujuan atas dibawanya empat orang tersebut untuk dilakukan pemeriksaan guna penyamaan data jumlah penumpang, sehingga pihak bisa tahu pasti berapa jumlah korban yang masih hilang.

"Kami membawa empat orang itu dalam rangka menyamakan data sinkronisasi terkait dengan jumlah penumpang yang dimuat pada saat meninggalkan Pelabuhan Paotere," kata dia.

Rizal mengungkapkan pihaknya kini menunggu perkembangan hasil pemeriksaan oleh pihak Polda Sulsel. Hal itu penting guna memastikan berapa jumlah penumpang yang masih hilang dan akan dicari. Sejauh ini, Basarnas Makassar masih berpegang pada data bahwa ada 42 penumpang, dimana 31 sudah ditemukan dalam kondisi selamat dan 11 orang masih hilang.

"Saat ini kita menunggu hasil pemeriksaan dari teman-teman Polda Sulsel untuk mengungkap berapa jumlah korban yang sebenarnya yang harus kita cari saat ini," ucap dia.

"Kami harap ada sinkronisasi data update terkait dengan jumlah penumpang, sehingga dari total 31 penumpang yang sudah ditemukan dalam kondisi selamat, kita bisa menghitung berapa jumlah korban yang masih dalam pencarian saat ini," sambung Rizal.

Sekadar diketahui, tidak ada manifes resmi atau kepastian jumlah penumpang KM Ladang Pertiwi, sehingga data penumpang sempat berubah-ubah. Rizal mengaku data korban dalam pencarian pun masih bisa terus berubah. Toh, pihaknya juga menunggu laporan dari masyarakat setempat bila saja menemukan ada korban yang berhasil selamat dan terdampar di pulau sekitar.

Baca Juga: KM Ladang Pertiwi Tenggelam di Selat Makassar, Ini Dugaan Penyebabnya

"Jadi data korban yang dalam pencarian masih bisa berubah. Kita menunggu laporan, jadi selain dari laporan masyarakat dan dari data kepala desa sendiri, apalagi memang diperintahkan oleh Bupati (Pangkep) untuk mendata semua pulau. Ya ada beberapa, ada lima pulau di sekitaran. Pemantauan itu yang ikut di kapal tersebut, sehingga didata berapa jumlah warga yang naik di atas," jelasnya.

Sekadar diketahui, KM Ladang Pertiwi bertolak dari Pelabuhan Paotere Makassar menuju sejumlah pulau di wilayah Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep. Kapal itu meninggalkan Makassar pada Kamis (26/5/2022). KM Ladang Pertiwi belakangan kehabisan bakar dan diterjang ombak, sehingga akhirnya dilaporkan karam pada Jumat (27/5/2022).
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Awak Kapal Gandha...
7 Awak Kapal Gandha Nusantara 17 Ditemukan Selamat
Kapal Gandha Nusantara...
Kapal Gandha Nusantara 17 Tenggelam, 7 Orang Hilang
Tim SAR Gabungan Tutup...
Tim SAR Gabungan Tutup Operasi Pencarian Korban KM Putri Sakinah
3 Jasad Turis Spanyol...
3 Jasad Turis Spanyol Korban Tenggelamnya KM Putri Sakinah Ditemukan di Labuan Bajo
1 Jenazah WNA Spanyol...
1 Jenazah WNA Spanyol Korban KM Putri Sakinah di Labuan Bajo Ditemukan
3 Turis Spanyol Korban...
3 Turis Spanyol Korban Tenggelamnya KM Putri Sakinah di Labuan Bajo Belum Ditemukan, Pencarian Diperpanjang 4 Hari
Prihatin Kapal TKI Ilegal...
Prihatin Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, DPR: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM
KBRI Kuala Lumpur Pantau...
KBRI Kuala Lumpur Pantau Pencarian 14 WNI Korban Kecelakaan Kapal di Malaysia
Kapal Migran Tenggelam...
Kapal Migran Tenggelam di Lepas Pantai Malaysia, 14 Orang Hilang
Rekomendasi
Dokter Tifa Ditangkap...
Dokter Tifa Ditangkap Polisi dan Dibawa ke Polda Metro Jaya, Ini Kata Kuasa Hukum
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Duel Penentu ke Fase Gugur
Berita Terkini
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved