Kota Semarang Jadi yang Terbaik Dalam Inovasi Normal Baru

Senin, 22 Juni 2020 - 23:48 WIB
loading...
Kota Semarang Jadi yang...
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menerima penghargaan lomba inovasi tatanan normal baru produktif dan aman COVID-19 sektor tempat wisata di Aula Kemendagri di Jakarta, Senin (22/6/2020). Foto : Humas Pemkot Semarang.
A A A
SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang meraih peringkat pertama lomba inovasi tatanan normal baru produktif dan aman COVID-19 untuk sektor wisata klastes kota. Atas prestasi tersebut, Pemkot Semarang mendapat penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sedangkan untuk penghargaan sektor Pasar Rakyat atau Pasar Tradisional, Kota Semarang meraih peringkat kedua untuk klaster kota. Lainnya, untuk sektor perhotelan, pasar modern dan transportasi umum, konsep tatanan normal baru yang diajukan Kota Semarang meraih peringkat ketiga untuk klaster kota.

Penghargaan diterima langsung oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi di Aula Kemendagri, Jakarta, Senin (22/6/2020). “Kami terus berupaya keras dalam mempersiapkan Ibu Kota Jawa Tengah menjalankan tatanan baru diberbagai sektor ekonomi,” kata Hendrar Prihadi atau yang akrab disapa Hendi ini dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews.

Hendi menuturkan, sejumlah inovasi yang didokumentasikan dalam sebuah video pada masing - masing sektor tersebut, juga menjadi wujud kesiapan Kota Semarang dalam memasuki tatanan kehidupan normal baru atau hidup berdampingan dengan COVID-19. “Sejumlah inovasi diupayakan agar roda perekonomian tetap bisa berputar dan bangkit, meski perlahan,” tuturnya.(Baca juga : Tangani COVID-19, Wali Kota Semarang Belajar dari Sejarah Wabah Kolera )

"Dan karena dalam menjalankan inovasi - inovasi tersebut harus dengan bergerak bersama, tentu saja apresiasi yang diberikan ini ditujukan untuk seluruh stakeholder dan elemen masyarakat di Kota Semarang. Itu karena semua yang ada di Kota Semarang telah saling mendukung, sehingga segala yang diupayakan dalam masa pandemi COVID-19 ini dapat seimbang, antara sisi medis dan sisi ekonomi," imbuh Hendi.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian berharap daerah inovatif dapat menjadi role model bagi pemerintah daerah lain dalam melaksanakan tatanan normal baru. “Termasuk memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk berinovasi dan beradaptasi dengan tatanan baru produktif. Upaya ini penting dilakukan demi mendukung kehidupan ekonomi namun tetap aman dari bahaya COVID-in,” katanya.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam sambutannya mengungkapkan bahwa inovasi yang dilakukan daerah menjadi kunci keberhasilan dalam memasuki tatanan normal baru. “Tatanan kehidupan kita di segala bidang akan berubah drastis, seluruh bidang ekonomi akan dilaksanakan dengan cara yang sama sekali berbeda dari sebelumnya,” ungkap Ma'ruf.

Maka pihaknya menuntut pemerintah daerah supaya berinovasi dan berkreasi sehingga kegiatan ekonomi dapat berjalan secara produktif namun dengan tetap menjalankan disiplin protokol kesehatan.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
BSKDN Gelar Rakor Regional...
BSKDN Gelar Rakor Regional di Kendari Perkuat Implementasi Program Prioritas Nasional
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
Musrenbang RKPD DIY...
Musrenbang RKPD DIY 2027, Kemendagri Tekankan Integrasi Kebijakan Pusat-Daerah
Kebakaran Gedung Kemendagri...
Kebakaran Gedung Kemendagri Berawal dari Gudang Barang Bekas, Kapuspen Sangkal Ada Korban Luka
Gedung D Ditjen Bina...
Gedung D Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Kebakaran, 2 Karyawan Luka
Road To Kilau Raya Kota...
Road To Kilau Raya Kota Semarang : Siap Hadirkan Pesta Rakyat Spektakuler di Lapangan Pancasila Simpang Lima
Kemendagri Gelar Pameran...
Kemendagri Gelar Pameran Batik Guna Perkuat Nilai Kebinekaan pada Generasi Muda
Kemendagri Beber Strategi...
Kemendagri Beber Strategi Cegah Penyelewengan Dana Desa
Rekomendasi
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Berita Terkini
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved