Gara-gara Salah Tulis Titel Rektor, Kedok Dokter Palsu PT Pelni Terbongkar

Selasa, 23 Juni 2020 - 08:35 WIB
loading...
Gara-gara Salah Tulis...
Kedok Sulaiman sebagai dokter palsu di PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero, terbongkar karena salah tulis titel Prof Basri Hasanuddin yang menjadi Rektor Unhas kala itu. Foto : SINDOnews/Doc
A A A
MAKASSAR - Fakta menarik terungkap pada sidang lanjutan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan Sulaiman. Ternyata kedok Sulaiman sebagai dokter palsu di PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero, terbongkar karena salah tulis titel Prof Basri Hasanuddin yang menjadi Rektor Unhas kala itu.

Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sulsel, Ridwan Sahputra, yang menemukan kejanggalan titel rektor Unhas pada ijazah Sulaiman adalah pegawai SDM PT Pelni yang kebetuan juga adalah lulusan Universitas Hasanuddin. Baca : Ada Dokter Palsu di Pelni, ACC Desak Polisi-Jaksa Usut Dugaan Nepotismenya

"Pegawai SDM yang kebetulan juga merupakan lulusan Unhas Makassar curiga, titel rektor yang bertanda tangan salah, dimana yang seharusnya titel rektor atas nama Prof Basri Hasanuddin M.A tetapi pada ijazah Sulaiman titel Prof Basri Hasanuddin M.SI. Nah usut punya usut, ternyata nomor ijazahnya juga ternyata merupakan nomor ijazah yang dicatut dari ijazah milik dokter Ratna Hafid, dokter lulusan Fakultas kedokteran Unhas," jelas Ridwan kepada SINDOnews.

Sementara itu, Guru Besar Ilmu Hukum Pidana, Universitas Brawijaya, Prof Prija Djadmika, yang dihadirkan sebagai saksi ahli mengungkapkan jika tindakan pemalsuan ijazah, merupakan tindak pidana yang melanggar pasal pidana sesuai KUHP pasal 264.

"Ijazah itu merupakan akta otentik, jika dipalsukan tentu sudah melanggar pasal pidana, sesuai pasal 264," jelasnya di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Senin (22/06/2020). Baca Juga : 26 Tahun Jadi Dokter di Kapal Pelni, Ternyata Dokter Palsu! Kok Bisa?
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Polda Metro Tetapkan...
Polda Metro Tetapkan Bos Travel Hanania Jadi Tersangka Kasus Penipuan Jemaah Umrah
Kasus Uang Palsu Black...
Kasus Uang Palsu Black Dolar, 2 WNA Liberia Ditangkap di Jakarta Barat
Korban Penipuan Bos...
Korban Penipuan Bos WO Ayu Puspita Bertambah, Kerugian Tembus Rp18 Miliar
Polda Metro Jaya Telusuri...
Polda Metro Jaya Telusuri Aset WO Ayu Puspita untuk Ganti Rugi Korban Penipuan
Anwar BAB Serahkan Seluruh...
Anwar BAB Serahkan Seluruh Uang Saku ke Polisi Usai Diperiksa dalam Kasus Hanania Group
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Awkarin Mangkir dari...
Awkarin Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Ini Penjelasan Polisi
Rekomendasi
Iran Bangkit Dua Kali,...
Iran Bangkit Dua Kali, Imbangi Selandia Baru 2-2 di Piala Dunia 2026
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Berita Terkini
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Gempa Besar M6,7 Guncang...
Gempa Besar M6,7 Guncang Palu, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
Jalani Pendataan Perdana...
Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
Gempa Besar Berkekuatan...
Gempa Besar Berkekuatan M6,7 Guncang Palu Sulteng
Soal Insiden di UGM,...
Soal Insiden di UGM, Wamentan: Kita Demokratis, Siap Diskusi dengan Siapapun
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved