Keluarga Anak Down Syndrome yang Dicabuli di Taman Sari Apresiasi Polisi
Selasa, 24 Mei 2022 - 23:02 WIB
loading...
A
A
A
IN (48), Ibu korban mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu, 14 Mei 2022 sekira pukul 15.00 WIB. Saat itu anaknya tiba-tiba saja turun dari kamar dan meringik kesakitan pada bagian alat vitalnya.
"Anak saya turun nangis, katanya itunya disakitin," kata IN saat ditemui MNC Portal di Indekosnya Kawasan Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat, Selasa (17/5/2022).
Mengetahui anaknya merintih kesakitan, Lantas IN melaporkan kejadian itu ke Polres Metro Jakarta Barat. Selanjutnya, ia dan anaknya diantar oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) ke Rumah Sakit (RS) Tarakan untuk visum. "Dokternya bilang kemarin sobek itunya (pada bagian alat vital) agak merah di dalem," ujarnya.
Tak berselang lama, pelaku kemudian ditangkap dan ditahan di rumah tahanan Polres Metro Jakarta Barat. Polisi juga telah berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk menangani masalah trauma healing atau psikologis terhadap korban.
"Anak saya turun nangis, katanya itunya disakitin," kata IN saat ditemui MNC Portal di Indekosnya Kawasan Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat, Selasa (17/5/2022).
Mengetahui anaknya merintih kesakitan, Lantas IN melaporkan kejadian itu ke Polres Metro Jakarta Barat. Selanjutnya, ia dan anaknya diantar oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) ke Rumah Sakit (RS) Tarakan untuk visum. "Dokternya bilang kemarin sobek itunya (pada bagian alat vital) agak merah di dalem," ujarnya.
Tak berselang lama, pelaku kemudian ditangkap dan ditahan di rumah tahanan Polres Metro Jakarta Barat. Polisi juga telah berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk menangani masalah trauma healing atau psikologis terhadap korban.
(muh)
Lihat Juga :