Pemkab-Polres Bantaeng Lakukan Upaya Pencegahan Aksi Kriminalitas Jalanan
Selasa, 24 Mei 2022 - 18:29 WIB
loading...
Bupati Bantaeng, Ilham Azikin dalam rapat koordinasi penanganan konflik dan kewaspadaan dini dengan pimpinan Forkopimda di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Selasa (24/5/2022). Foto: Istimewa
A
A
A
BANTAENG - Pemerintah Kabupaten Bantaeng bersama aparat kepolisian melakukan beberapa upaya dalam mencegah aksi kriminalitas jalanan. Upaya ini menyusul maraknya tindakan kriminalitas yang terjadi di Kabupaten Bantaeng tahun ini.
Dalam kurun waktu tiga pekan terakhir ada lima kasus kriminalitas jalanan yang terjadi di Bantaeng. Satu di antaranya, kasus pembusuran yang menyebabkan korbannya meninggal dunia. Dari jumlah itu, tiga tersangka diketahui masuk kategori dewasa. Selebihnya masuk kategori anak-anak.
Baca juga:Pelajar di Bantaeng Tewas Dipanah, Bupati Minta Pelaku Ditindak Tegas
Wakapolres Bantaeng, Kompol Muh Ali mengatakan, kasus kriminal, terutama pembusuran menjadi atensi pihaknya. Dia menyebut, kepolisian terus mencari akar permasalahan dari kasus ini, untuk dibuatkan solusi secara komprehensif.
"Kita harus bersama-sama untuk mencari akar permasalahannya agar kasus ini tidak terus terulang. Salah satu solusinya, kita mencari di mana pembuatan busur (anak panah) ini," kata dia dalam rapat koordinasi penanganan konflik dan kewaspadaan dini dengan pimpinan Forkopimda di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Selasa (24/5/2022).
Pemkab Bantaeng juga melakukan upaya antisipasi agar kasus ini tidak terulang. Salah satu yang dilakukan adalah upaya dari Dinas Kesehatan Bantaeng yang mengeluarkan instruksi tertulis ke tiap apotek dan puskesmas untuk tidak melayani pembelian kateter tanpa resep dokter. Kateter diketahui menjadi bahan katapel.
"Kateter ini yang kerap disalahgunakan. Kita sudah instruksikan agar apotek tidak ada yang melakukan penjualan kateter tanpa resep dokter. Jika ada warga yang temukan, silahkan lapor ke kami. Kami akan tindaki," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr Andi Ihsan.
Baca juga:Simpan 8,77 Gram Sabu, IRT di Bulukumba Diamankan Polisi
Selain itu, dia juga meminta kepada pihak-pihak rumah sakit dan puskesmas untuk memusnahkan kateter yang telah digunakan. "Ini kita lakukan agar bahan baku busur tidak lagi ditemukan secara bebas di Bantaeng," jelas dia.
Bupati Bantaeng , Ilham Azikin juga meminta kepada semua pihak pimpinan kewilayahan di tingkat desa dan kelurahan agar menjaga kondisi yang kondusif di masing-masing daerah mereka. Dia berharap, setiap pimpinan kewilayahan melaporkan potensi konflik agar bisa diselesaikan sebelum menimbulkan korban jiwa.
Peran Orang Tua
Bupati Bantaeng , Ilham Azikin juga melakukan pertemuan dengan warga Kampung Cabodo dan Tangnga-tangnga, Kabupaten Bantaeng.
Kegiatan itu dikemas dalam pertemuan orientasi tenaga lini lapangan yang digelar di Kampung KB Cabodo, Senin, 23 Mei 2022. Dalam kesempatan itu, Bupati bergelar doktor pemerintahan ini mengajak kepada semua orang tua untuk senantiasa menjaga dan melindungi anak-anak mereka dari perbuatan kriminal.
Baca juga:Polisi Diminta Tegas Tangani Dugaan Pencabulan Guru Terhadap 3 Muridnya
Dia juga mengajak kepada semua tenaga lapangan BKKBN dan tenaga penyuluh KB untuk melakukan sosialisasi pentingnya perlindungan orang tua kepada anak-anaknya. Menurut dia, peran orang tua untuk melindungi anak-anak dari tindak kriminal sangat penting dilakukan.
"Jangan biarkan anak-anak kita, masa depan kita, terjerumus dalam dunia kriminal. Mari kita sama-sama menjaga masa depan mereka dengan memperhatikan apa saja yang dilakukan anak-anak kita," jelas dia.
Baca juga:Lolos 50 Besar ADWI, Ilham Azikin Titip Pesan untuk Pemuda Kampung Campaga
Dia menambahkan, pembangunan karakter anak-anak sebanyak 80 persen sangat ditentukan oleh rumah tangga. Oleh karena itu, dia berharap peran orang tua untuk memberi pencerahan dengan memperhatikan tumbuh kembang anak.
"Keamanan lingkungan ini bukan hanya tanggung jawab pak polisi dan pak tentara. Tetapi juga tanggung jawab kita semua para orang tua. Kita tentu tidak ingin kalau anak-anak kita bermasalah pada tindak kriminal," jelas dia.
Dalam kurun waktu tiga pekan terakhir ada lima kasus kriminalitas jalanan yang terjadi di Bantaeng. Satu di antaranya, kasus pembusuran yang menyebabkan korbannya meninggal dunia. Dari jumlah itu, tiga tersangka diketahui masuk kategori dewasa. Selebihnya masuk kategori anak-anak.
Baca juga:Pelajar di Bantaeng Tewas Dipanah, Bupati Minta Pelaku Ditindak Tegas
Wakapolres Bantaeng, Kompol Muh Ali mengatakan, kasus kriminal, terutama pembusuran menjadi atensi pihaknya. Dia menyebut, kepolisian terus mencari akar permasalahan dari kasus ini, untuk dibuatkan solusi secara komprehensif.
"Kita harus bersama-sama untuk mencari akar permasalahannya agar kasus ini tidak terus terulang. Salah satu solusinya, kita mencari di mana pembuatan busur (anak panah) ini," kata dia dalam rapat koordinasi penanganan konflik dan kewaspadaan dini dengan pimpinan Forkopimda di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Selasa (24/5/2022).
Pemkab Bantaeng juga melakukan upaya antisipasi agar kasus ini tidak terulang. Salah satu yang dilakukan adalah upaya dari Dinas Kesehatan Bantaeng yang mengeluarkan instruksi tertulis ke tiap apotek dan puskesmas untuk tidak melayani pembelian kateter tanpa resep dokter. Kateter diketahui menjadi bahan katapel.
"Kateter ini yang kerap disalahgunakan. Kita sudah instruksikan agar apotek tidak ada yang melakukan penjualan kateter tanpa resep dokter. Jika ada warga yang temukan, silahkan lapor ke kami. Kami akan tindaki," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, dr Andi Ihsan.
Baca juga:Simpan 8,77 Gram Sabu, IRT di Bulukumba Diamankan Polisi
Selain itu, dia juga meminta kepada pihak-pihak rumah sakit dan puskesmas untuk memusnahkan kateter yang telah digunakan. "Ini kita lakukan agar bahan baku busur tidak lagi ditemukan secara bebas di Bantaeng," jelas dia.
Bupati Bantaeng , Ilham Azikin juga meminta kepada semua pihak pimpinan kewilayahan di tingkat desa dan kelurahan agar menjaga kondisi yang kondusif di masing-masing daerah mereka. Dia berharap, setiap pimpinan kewilayahan melaporkan potensi konflik agar bisa diselesaikan sebelum menimbulkan korban jiwa.
Peran Orang Tua
Bupati Bantaeng , Ilham Azikin juga melakukan pertemuan dengan warga Kampung Cabodo dan Tangnga-tangnga, Kabupaten Bantaeng.
Kegiatan itu dikemas dalam pertemuan orientasi tenaga lini lapangan yang digelar di Kampung KB Cabodo, Senin, 23 Mei 2022. Dalam kesempatan itu, Bupati bergelar doktor pemerintahan ini mengajak kepada semua orang tua untuk senantiasa menjaga dan melindungi anak-anak mereka dari perbuatan kriminal.
Baca juga:Polisi Diminta Tegas Tangani Dugaan Pencabulan Guru Terhadap 3 Muridnya
Dia juga mengajak kepada semua tenaga lapangan BKKBN dan tenaga penyuluh KB untuk melakukan sosialisasi pentingnya perlindungan orang tua kepada anak-anaknya. Menurut dia, peran orang tua untuk melindungi anak-anak dari tindak kriminal sangat penting dilakukan.
"Jangan biarkan anak-anak kita, masa depan kita, terjerumus dalam dunia kriminal. Mari kita sama-sama menjaga masa depan mereka dengan memperhatikan apa saja yang dilakukan anak-anak kita," jelas dia.
Baca juga:Lolos 50 Besar ADWI, Ilham Azikin Titip Pesan untuk Pemuda Kampung Campaga
Dia menambahkan, pembangunan karakter anak-anak sebanyak 80 persen sangat ditentukan oleh rumah tangga. Oleh karena itu, dia berharap peran orang tua untuk memberi pencerahan dengan memperhatikan tumbuh kembang anak.
"Keamanan lingkungan ini bukan hanya tanggung jawab pak polisi dan pak tentara. Tetapi juga tanggung jawab kita semua para orang tua. Kita tentu tidak ingin kalau anak-anak kita bermasalah pada tindak kriminal," jelas dia.
(luq)
Lihat Juga :