Mencekam! Massa Bakar Rumah dan Kios, Ratusan Warga Dogiyai Papua Ngungsi ke Pos TNI-Polri
Senin, 23 Mei 2022 - 10:15 WIB
loading...
Aksi massa pembakaran rumah dan kios di Dogiyai, Papua menyebabkan ratusan warga mengungsi ke Pos TNI-Polri. Foto saat Pasar Idakebo, Dogiyai terbakar Senin (9/5/2022). Foto/Antara/HO/Humas Polda Papua
A
A
A
DOGIYAI - Aksi massa berupa pembakaran rumah dan kios di Kabupaten Dogiyai, Papua membuat kondisi mencekam hingga menyebabkan ratusan warga sejak Minggu malam (22/5/2022) mengungsi ke Pos TNI-Polri.
Pengungsi yang kebanyakan terdiri dari dari perempuan dan anak-anak itu menyelamatkan diri setelah rumah dan kios yang mereka tempati dibakar massa yang belum diketahui identitasnya.
Baca juga: 9 Eksekutor Pembakaran dan Perusakan Rumah Bupati Yahukimo Ditangkap
"Memang benar Minggu malam hingga Senin dini hari terjadi pembakaran rumah warga di tiga lokasi. Sehingga mereka mengungsi ke pos TNI-Polri," kata Kapolres Dogiyai Kompol Bambang Suranggono saat dikonfirmasi, Senin (23/5/2022).
Kapolres menyatakan, hingga saat ini belum bisa dipastikan identitas kelompok yang melakukan pembakaran. Namun diduga masyarakat asli Dogiyai dan sekitarnya.
"Belum dipastikan karena mereka sudah bergabung yang awalnya berupaya membakar pasar namun tidak berhasil sehingga mengalihkan ke rumah warga, " kata Bambang.
Menurut Kapolres, situasi sempat mencekam karena masyarakat yang hendak melakukan pembakaran berupaya membakar berbagai lokasi yang tidak diamankan.
Pengungsi yang kebanyakan terdiri dari dari perempuan dan anak-anak itu menyelamatkan diri setelah rumah dan kios yang mereka tempati dibakar massa yang belum diketahui identitasnya.
Baca juga: 9 Eksekutor Pembakaran dan Perusakan Rumah Bupati Yahukimo Ditangkap
"Memang benar Minggu malam hingga Senin dini hari terjadi pembakaran rumah warga di tiga lokasi. Sehingga mereka mengungsi ke pos TNI-Polri," kata Kapolres Dogiyai Kompol Bambang Suranggono saat dikonfirmasi, Senin (23/5/2022).
Kapolres menyatakan, hingga saat ini belum bisa dipastikan identitas kelompok yang melakukan pembakaran. Namun diduga masyarakat asli Dogiyai dan sekitarnya.
"Belum dipastikan karena mereka sudah bergabung yang awalnya berupaya membakar pasar namun tidak berhasil sehingga mengalihkan ke rumah warga, " kata Bambang.
Menurut Kapolres, situasi sempat mencekam karena masyarakat yang hendak melakukan pembakaran berupaya membakar berbagai lokasi yang tidak diamankan.
Lihat Juga :