BLT Minyak Goreng Rp1,2 Miliar Disalurkan ke Masyarakat Gowa
Kamis, 19 Mei 2022 - 13:30 WIB
loading...
Bantuan Langsung Tunai khusus subsidi Minyak Goreng senilai Rp1,2 miliar mulai disalurkan ke masyarakat yang ada di Kabupaten Gowa. Foto: Istimewa
A
A
A
GOWA - Bantuan Langsung Tunai khusus subsidi Minyak Goreng (BLT-Migor) senilai Rp1,2 miliar mulai disalurkan ke masyarakat yang ada di Kabupaten Gowa, Rabu (18/5/2022). Sebanyak 4.000 masyarakat akan menerima BLT dengan besaran Rp300.000 per orang.
Penyalurannya akan dilakukan secara bertahap selama beberapa hari ke depan. Adapun penyebaran penerima manfaat masing-masing Kecamatan Sombaopu 1.000 penerima, Parangloe akan menyalurkan pada 200 orang, Bontomarannu menyalurkannya pada 600 orang.
Baca Juga: Warga Desa Takkalala Terima BLT-DD, Camat Malangke Beri Pesan Penting
Kecamatan Tinggimoncong menyalurkan untuk 200 orang, Pallangga untuk 600 orang, Bajeng menyalurkan untuk 600 orang, Tompobulu menyalurkan pada 200 orang dan Bontonompo akan menyalurkannya pada 600 orang.
Dandim 1409/Gowa Letkol Inf Prasetyo Ari Wibowo menjelaskan, TNI dipercayakan untuk menyalurkan BLT khusus subsidi minyak goreng ini kepada masyarakat. Sebelumnya pendataan terkait BLT ini telah dilakukan oleh para babinsa sebagai ujung tombak dari satuan kewilayahan.
Penyalurannya akan dilakukan secara bertahap selama beberapa hari ke depan. Adapun penyebaran penerima manfaat masing-masing Kecamatan Sombaopu 1.000 penerima, Parangloe akan menyalurkan pada 200 orang, Bontomarannu menyalurkannya pada 600 orang.
Baca Juga: Warga Desa Takkalala Terima BLT-DD, Camat Malangke Beri Pesan Penting
Kecamatan Tinggimoncong menyalurkan untuk 200 orang, Pallangga untuk 600 orang, Bajeng menyalurkan untuk 600 orang, Tompobulu menyalurkan pada 200 orang dan Bontonompo akan menyalurkannya pada 600 orang.
Dandim 1409/Gowa Letkol Inf Prasetyo Ari Wibowo menjelaskan, TNI dipercayakan untuk menyalurkan BLT khusus subsidi minyak goreng ini kepada masyarakat. Sebelumnya pendataan terkait BLT ini telah dilakukan oleh para babinsa sebagai ujung tombak dari satuan kewilayahan.
Lihat Juga :