Kapasitas KRL Commuter Line Kini 80%, Penumpang Tetap Wajib Jaga Jarak
Kamis, 19 Mei 2022 - 09:33 WIB
loading...
Kapasitas penumpang kereta rel listrik (KRL) Commuter Line Jabodetabek kini dapat terisi hingga 80 persen. Namun penumpang diimbau tetap jaga jarak di dalam gerbong. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kapasitas penumpang kereta rel listrik (KRL) Commuter Line Jabodetabek kini dapat terisi hingga 80 persen. Ini aturan baru dari pemerintah sesuai Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor 57 Tahun 2022.
"KAI Commuter mulai menjalankan operasi dan layanan KRL dan KA Lokal sesuai aturan terbaru dari pemerintah, yaitu Surat Edaran Kemenhub Nomor 57 Tahun 2022," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba, dalam keterangan tertulis, Kamis (19/5/2022).
Baca juga: PT KCI Buka Suara Soal Kapan Tarif KRL Commuter Bakal Naik
Dalam aturan tersebut, kereta komuter di wilayah aglomerasi, termasuk KRL Jabodetabek dan KRL Yogyakarta – Solo, diperkenankan melayani pengguna hingga 80% dari kapasitas atau sebanyak 130-135 pengguna per kereta.
Hal ini merupakan peningkatan setelah sebelumnya hanya melayani 60% dari kapasitas. Sedangkan untuk kapasitas pengguna KA Lokal perkotaan di wilayah Merak, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya diatur jumlah pengguna paling banyak 100% sesuai kapasitas.
"KAI Commuter mulai menjalankan operasi dan layanan KRL dan KA Lokal sesuai aturan terbaru dari pemerintah, yaitu Surat Edaran Kemenhub Nomor 57 Tahun 2022," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba, dalam keterangan tertulis, Kamis (19/5/2022).
Baca juga: PT KCI Buka Suara Soal Kapan Tarif KRL Commuter Bakal Naik
Dalam aturan tersebut, kereta komuter di wilayah aglomerasi, termasuk KRL Jabodetabek dan KRL Yogyakarta – Solo, diperkenankan melayani pengguna hingga 80% dari kapasitas atau sebanyak 130-135 pengguna per kereta.
Hal ini merupakan peningkatan setelah sebelumnya hanya melayani 60% dari kapasitas. Sedangkan untuk kapasitas pengguna KA Lokal perkotaan di wilayah Merak, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya diatur jumlah pengguna paling banyak 100% sesuai kapasitas.
Lihat Juga :