Karyawan Tambang Hanyut Terseret Arus Sungai Oko-oko di Kolaka saat Menyeberang
Rabu, 18 Mei 2022 - 20:55 WIB
loading...
Mobil yang dinaiki enam karyawan terseret arus di Sungai Oko-oko Desa Sopura, Kecamatan Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara, Rabu (18/5/2022). Foto/iNews TV/Asdar Lantoro
A
A
A
KOLAKA - Seorang karyawan perusahaan tambang hanyut terseret arus Sungai Oko-oko di Desa Sopura, Kecamatan Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara, Rabu (18/5/2022). Korban bernama Edward Sugiarta hanyut bersama enam karyawan lainnya saat menyeberangi sungai menggunakan mobil.
Peristiwa terjadi pada saat mereka dalam perjalanan pulang mereka berusaha menyeberangi sungai menggunakan mobil dengan nomor polisi B 9712 UBB. Nahas mobil tersebut terserat arus sungai yang cukup deras.
Baca juga: Tragis! Niat Main ke Rumah Teman, Siswi SMP Malah Diperkosa di Dalam Angkot
Bhabinkamtibmas Desa Sopura, Bripka Ismail Usman menjelaskan, rombongan karyawan tersebut pulang setelah melakukan survei.
Rombongan harus menyeberangi Sungai Oko-oko yang tiba-tiba meluap akibat hujan di wilayah tersebut selama kurang lebih satu jam.
“Pada saat berada di tengah sungai, mobil tersebut terseret arus sungai yang deras sehingga semua penumpangnya berusaha keluar dari dalam mobil,” katanya.
Bripka Ismail Usman menambahkan bahwa berdasarkan keterangan sopir kendaraan, Billi Tahir terungkap bahwa sebelum menyeberang, korban terlebih dahulu melakukan pengecekan sungai.
Peristiwa terjadi pada saat mereka dalam perjalanan pulang mereka berusaha menyeberangi sungai menggunakan mobil dengan nomor polisi B 9712 UBB. Nahas mobil tersebut terserat arus sungai yang cukup deras.
Baca juga: Tragis! Niat Main ke Rumah Teman, Siswi SMP Malah Diperkosa di Dalam Angkot
Bhabinkamtibmas Desa Sopura, Bripka Ismail Usman menjelaskan, rombongan karyawan tersebut pulang setelah melakukan survei.
Rombongan harus menyeberangi Sungai Oko-oko yang tiba-tiba meluap akibat hujan di wilayah tersebut selama kurang lebih satu jam.
“Pada saat berada di tengah sungai, mobil tersebut terseret arus sungai yang deras sehingga semua penumpangnya berusaha keluar dari dalam mobil,” katanya.
Bripka Ismail Usman menambahkan bahwa berdasarkan keterangan sopir kendaraan, Billi Tahir terungkap bahwa sebelum menyeberang, korban terlebih dahulu melakukan pengecekan sungai.
Lihat Juga :