Tak Ada Jembatan, Warga Dadeko Enrekang Nekat Lintasi Sungai Berarus Deras
Rabu, 18 Mei 2022 - 20:27 WIB
loading...
Warga Dadeko, Desa Rossoan, Kabupaten Enrekang melintasi sungai berarus deras. Foto: SINDOnews/Aris Bafauzi
A
A
A
ENREKANG - Warga di Dusun Dadeko, Desa Rossoan, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang beramai-ramai menyeberangi sungai yang dialiri arus deras. Mereka melakukan itu untuk pergi ke dusun lain.
Warga melintasi sungai lantaran tidak ada jembatan yang menghubungkan dua dusun tersebut. Jalur itu memang biasa digunakan warga. Aman dilalui saat surut, namun sangat berbahaya jika air sungai deras.
Baca juga:Tutup Liga Ramadhan, Kadispopar Enrekang Puji Kreativitas Pemuda
"Kejadian ini sudah sering kami alami. Mau tak mau mesti melintas. Apalagi ada hal penting sampai kami warga Dadeko akan ke Dusun Leon. Mau dukung tim kami main bola," ujar salah seorang warga Dadeko, Rabu (18/5/2022).
Namun, Kepala Desa Rossoan, Marzuki menyebut jika sungai meluap cukup tinggi dan deras, jalur tersebut benar-benar tidak bisa dilalui.
"Tentu ini jadi kendala, apalagi jika hujannya deras dan lama. Luapan lebih besar, dan jalan tak bisa dilalui," kata Marzuki.
Marzuki menambahkan kondisi seperti itu telah lama dirasakan oleh warganya.
Baca juga:Kecelakaan Maut di Enrekang, Pengendara Motor Tewas Dihantam Bus
Dikonfirmasi terpisah, Camat Enrekang, Mahmuddin menyatakan, ada proyek pengerjaan jalan di Desa Rossoan. Namun belum diketahui apakah itu termasuk poros Dadeko-Leon.
"Belum dicek apakah masuk juga pengerjaan poros Dadeko. Tapi masalah pengerjaan jalan ada proyek di desa mereka," tuturnya.
Warga melintasi sungai lantaran tidak ada jembatan yang menghubungkan dua dusun tersebut. Jalur itu memang biasa digunakan warga. Aman dilalui saat surut, namun sangat berbahaya jika air sungai deras.
Baca juga:Tutup Liga Ramadhan, Kadispopar Enrekang Puji Kreativitas Pemuda
"Kejadian ini sudah sering kami alami. Mau tak mau mesti melintas. Apalagi ada hal penting sampai kami warga Dadeko akan ke Dusun Leon. Mau dukung tim kami main bola," ujar salah seorang warga Dadeko, Rabu (18/5/2022).
Namun, Kepala Desa Rossoan, Marzuki menyebut jika sungai meluap cukup tinggi dan deras, jalur tersebut benar-benar tidak bisa dilalui.
"Tentu ini jadi kendala, apalagi jika hujannya deras dan lama. Luapan lebih besar, dan jalan tak bisa dilalui," kata Marzuki.
Marzuki menambahkan kondisi seperti itu telah lama dirasakan oleh warganya.
Baca juga:Kecelakaan Maut di Enrekang, Pengendara Motor Tewas Dihantam Bus
Dikonfirmasi terpisah, Camat Enrekang, Mahmuddin menyatakan, ada proyek pengerjaan jalan di Desa Rossoan. Namun belum diketahui apakah itu termasuk poros Dadeko-Leon.
"Belum dicek apakah masuk juga pengerjaan poros Dadeko. Tapi masalah pengerjaan jalan ada proyek di desa mereka," tuturnya.
(luq)
Lihat Juga :