Pengadaan APD Dikeluarkan, KPU Usul Anggaran Pilgub Sulsel Rp415 Miliar

Rabu, 18 Mei 2022 - 08:05 WIB
loading...
Pengadaan APD Dikeluarkan,...
KPU Provinsi Sulsel sudah menyusun postur anggaran untuk pelaksanaan Pilgub 2024. Nilainya sebesar Rp415 miliar. Foto/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - KPU Provinsi Sulsel sudah menyusun postur anggaran untuk pelaksanaan Pilgub 2024. Nilainya sebesar Rp415 miliar.

Komisioner KPU Sulsel, Syafruddin Jurdi mengatakan pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Sekprov dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Ia juga sudah menyampaikan besaran kebutuhan untuk Pilgub Sulsel 2024.

"Kami sudah sampaikan kemarin. Jauh di bawah anggaran Pilgub 2018. Jumlahnya Rp415 miliar yang kita sampaikan," kata Syarif kepada SINDOnews, Selasa (17/5/2022).

Pada pertemuan itu, KPU Sulsel memang belum menyerahkan proposal anggaran ke Pemprov Sulsel . Makanya akan ada pertemuan lanjutan untuk membahas keperluan anggaran Pilgub ini.

"Mau ada pertemuan lanjutan, harusnya tanggal 12 (Mei) kemarin, tapi ada halangan. Tapi tidak tahu Pemrov, kapan bisanya. Nanti di situ masih dibicarakan," ujarnya.

Baca Juga: Anggaran Pengawasan Pilgub Sulsel Rp150 Miliar

Sejatinya nilai Rp415 miliar ini, jauh dari angka yang diberitakan Koran Sindo sebelumnya. Dimana Syarif saat itu menyebutkan bahwa anggaran Pilgub Sulsel 2024 berada di kisaran Rp600 miliar.

Hal ini dikarenakan, KPU memilih mengeluarkan postur anggaran untuk pengadaan alat pelindung diri (APD). Dimana jumlahnya memang mencapai ratusan miliar.

"Lebih Rp200 miliar, Rp240-an miliar. Itu untuk seluruh Sulsel dan seluruh tahapan," beber Syarif.

Dia melanjutkan, anggaran pengadaan APD dibebankan ke Pemprov. Sehingga tak masuk lagi dalam postur anggaran untuk kebutuhan Pilgub 2024.

"Anggaran APD itu kita tetap sampaikan ke Pemprov untuk dianggaran oleh Pemprov, bukan di KPU. Ini jumlah item APD berdasarkan regulasi pengadaan APD tahapan Pilkada 2020, itu kan banyak," sebutnya.

"Misalnya baju hazmat ada, sarung tangan lateks ada, belum lagi sarung tangan lain. Pertanyaannya, apakah orang masih butuh baju hazmat nanti, apakah orang masih butuh sarung tangan lateks nanti. Dimana tenaga medis saat ini, sudah tidak pakai itu ya, apalagi non medis dengan anggaran Pemilu," lanjutnya.

Baca Juga: KPU Sulsel Masih Cermati Anggaran Pilkada 2024 Kabupaten/Kota

Karena anggaran itu menyedot nilai besar kata Syarif, belum lagi regulasi ke depan tentang pandemi masih abu-abu. Makanya, KPU Sulsel memilih anggaran pengadaan APD diserahkan ke Pemprov.

"Karena ini serba tidak pasti, sudah kita sampaikan ke Pemprov, jadi Pemprov yang tangani. Kalau pun nanti tidak ada, uangnya tetap di Pemprov, tidak di KPU lagi," jelasnya.

Sementara itu, KPU Bantaeng juga sudah menyampaikan kebutuhan anggarannya untuk Pilkada 2024. Mereka bahkan telah memasukkan proposalnya ke Pemkab setempat.

Komisioner KPU Bantaeng, Agusliadi mengatakan pihaknya sudah melakukan audiensi dengan Pemkab setempat. Pertemuan tersebut bahkan dihadiri langsung oleh Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin.

“Dua pekan yang lalu (kami audiensi ke Pemkab Bantaeng). Kita masukkan sekira Rp31,8 miliar. Nah sementara kita menunggu jadwal Pemkab kapan dibahas secara serius,” ucap Agus.

Dia menuturkan, nilai Rp31,8 miliar ini sudah mencakup kebutuhan alat pelindung diri (APD). Agus bilang, pihaknya tetap memasukkan opsi pandemi sesuai aturan di Pilkada 2020 lalu.

Walau begitu, Agus tak menampik nilai anggaran ini berpotensi berkurang. Sebab KPU kabupaten/kota bisa melakukan sharing anggaran dengan KPU Provinsi yang pelaksanaan Pilkada dan Pilgub digelar secara bersamaan.

Baca Juga: Momen Silaturahmi Ramadhan, PKS Lamar IAS Jadi Cagub Sulsel 2024

“Kemungkinan akan berkurang jika sudah ada gambaran dana sharing dari KPU Provinsi. Kami KPU kabupaten/kota diminta untuk mengirim file total anggaran ke Provinsi. Tujuannya memang untuk melihat item yang bisa dilakukan sharing anggaran,” tuturnya.

“Kita tetap menyetor ke Pemkab untuk informasi awal. Karena akan ada informasi dari provinsi, yang mana yang akan dibiayai oleh provinsi, karena ada sharing anggaran,” kuncinya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilgub Sulsel, Paslon...
Pilgub Sulsel, Paslon Andi Sudirman-Fatmawati yang Diusung Perindo Dapat Nomor Urut 2
Dengar Ada Warga Sulit...
Dengar Ada Warga Sulit ke Rumah Sakit, Ahmad Ali Sumbangkan Ambulans ke Tojo Barat
Pilkada 2024, Laksamana...
Pilkada 2024, Laksamana Muda TNI Abdul Rivai Ras Diyakini Ideal Pimpin Sulsel
PDIP Beri Surat Tugas...
PDIP Beri Surat Tugas ke Danny Pomanto Maju Pilgub Sulsel
Gugatan Pilgub Sulsel,...
Gugatan Pilgub Sulsel, Hakim MK Cecar KPU-Bawaslu Sulsel soal Temuan Tanda Tangan Palsu
Danny Pomanto-Azhar...
Danny Pomanto-Azhar Arsyad Siap Buktikan 1,6 Juta Tanda Tangan Palsu ke MK
Simpatisan Padati Lokasi...
Simpatisan Padati Lokasi Debat Kedua Pilgub Sulsel
Rekomendasi
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
Pengadilan China Melelang...
Pengadilan China Melelang 100 Ton Buaya Hidup Rp9,2 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved