Diduga Gangguan Jiwa, Pria di Bulukumba Gantung Diri Usai Bunuh Anak dan Istri
Selasa, 17 Mei 2022 - 10:34 WIB
loading...
Sainuddin (53) gantung diri usai melakukan penganiayaan kepada istri dan anaknya hingga meninggal dunia, Selasa (17/5/2022). Foto/Istimewa
A
A
A
BULUKUMBA - Seorang kepala rumah tangga melakukan bunuh diri dengan gantung diri setelah melakukan penganiayaan yang mengakibatkan anak dan istrinya meninggal dunia, Selasa (17/5/2022).
Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Balangriri, Desa Bontominasa, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba .
Pelaku adalah Sainuddin (53), diduga mengalami depresi gangguan kejiwaan sehingga tega menganiaya istrinya Muliati (52) dan anaknya bernama Anti (30) hingga meninggal dunia.
Baca Juga: Video Penganiayaan Remaja di Bulukumba Viral, Polisi Periksa Pelaku dan Korban
Kapolsek Bulukumpa, AKP Asri Saad menyampaikan bahwa sekitar pukul 03.30 Wita, saksi Nurwana mendengar suara teriakan dari dalam kamar orang tuanya. Kemudian saksi melihat korban yang merupakan ibu dan kakak kandungnya sudah tergeletak dalam keadaan bersimbah darah.
Lalu saksi Nurwana merebut tombak dari tangan pelaku yang merupakan bapak kandungnya sendiri. Selanjutnya saksi lari keluar dari dalam rumah untuk meminta tolong kepada warga sekitar.
"Setelah kita menerima laporan, personel langsung menuju TKP bersama warga itu sekitar jam 6.00 pagi," ucapnya.
Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Balangriri, Desa Bontominasa, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba .
Pelaku adalah Sainuddin (53), diduga mengalami depresi gangguan kejiwaan sehingga tega menganiaya istrinya Muliati (52) dan anaknya bernama Anti (30) hingga meninggal dunia.
Baca Juga: Video Penganiayaan Remaja di Bulukumba Viral, Polisi Periksa Pelaku dan Korban
Kapolsek Bulukumpa, AKP Asri Saad menyampaikan bahwa sekitar pukul 03.30 Wita, saksi Nurwana mendengar suara teriakan dari dalam kamar orang tuanya. Kemudian saksi melihat korban yang merupakan ibu dan kakak kandungnya sudah tergeletak dalam keadaan bersimbah darah.
Lalu saksi Nurwana merebut tombak dari tangan pelaku yang merupakan bapak kandungnya sendiri. Selanjutnya saksi lari keluar dari dalam rumah untuk meminta tolong kepada warga sekitar.
"Setelah kita menerima laporan, personel langsung menuju TKP bersama warga itu sekitar jam 6.00 pagi," ucapnya.
Lihat Juga :